Senin, 10 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Harga Saham TINS Hari Ini 10 Agustus 2026 Melemah 0,26% ke Rp3.850

Harga Saham TINS Hari Ini 10 Agustus 2026
Harga Saham TINS Hari Ini 10 Agustus 2026 Melemah 0,26% ke Rp3.850. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Saham PT Timah Tbk (TINS) ditutup melemah pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026. TINS turun Rp10,00 atau 0,26% ke level Rp3.850,00 saat penutupan pukul 16.40 WIB. Pelemahan ini terjadi sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga terkoreksi 0,69% pada hari yang sama.

Koreksi harga TINS menyoroti dinamika pasar komoditas dan sentimen investor di tengah fluktuasi indeks acuan. Meskipun harga timah dunia mengalami tekanan, saham emiten pertambangan pelat merah ini masih menunjukkan volume perdagangan yang signifikan.

Pergerakan Saham TINS 10 Agustus 2026

Pada sesi perdagangan hari ini, TINS dibuka menguat di level Rp3.900. Saham ini sempat menyentuh level tertinggi Rp3.940 di awal sesi pertama perdagangan. Namun, tekanan jual yang meningkat sepanjang hari menyeret TINS turun hingga menyentuh level terendah Rp3.840 menjelang penutupan pasar. Akhirnya, TINS ditutup di Rp3.850.

Saham PT Timah Tbk diperdagangkan cukup ramai dengan volume mencapai 44,76 juta lot. Angka ini berada di atas rata-rata volume perdagangan harian TINS yang tercatat 41,57 juta lot. Kapitalisasi pasar TINS saat penutupan mencapai Rp28,67 triliun.

Keterangan Angka
Harga Penutupan Rp3.850,00
Perubahan -0,26% / -Rp10
Pembukaan Rp3.900
Tertinggi Rp3.940
Terendah Rp3.840
Volume 44,76 Juta lot
Kapitalisasi Pasar Rp28,67 Triliun

Penyebab Saham TINS Turun Hari Ini

Ada beberapa faktor utama yang berkontribusi pada pelemahan harga saham TINS hari ini. Pertama, harga timah di pasar London Metal Exchange (LME) global mengalami koreksi. Permintaan dari sektor elektronik yang melambat disebut menjadi pemicu utama penurunan harga komoditas tersebut.

Kedua, setelah mengalami reli penguatan selama beberapa minggu terakhir, investor cenderung melakukan aksi ambil untung atau profit taking. Banyak investor yang memanfaatkan level harga di kisaran Rp3.900-an untuk merealisasikan keuntungan mereka. Ketiga, sentimen negatif dari pasar secara keseluruhan juga memengaruhi TINS. Koreksi IHSG sebesar 0,69% ikut menyeret saham-saham berkapitalisasi besar, termasuk TINS.

Analisis Teknikal dan Dividen TINS

Secara teknikal, saham TINS saat ini terpantau berada dalam fase konsolidasi atau sideways. Pergerakannya terbatas di area rentang Rp3.840 hingga Rp3.940. Level dukungan (support) kuat yang perlu diperhatikan investor berada di Rp3.800. Jika level ini jebol, TINS berpotensi melanjutkan pelemahan hingga Rp3.750. Sebaliknya, level resistensi (resistance) berada di Rp3.940. Apabila TINS berhasil menembus level ini, target selanjutnya bisa mencapai Rp4.000.

Di luar pergerakan harga harian, TINS masih menjadi daya tarik bagi investor yang mencari keuntungan dari dividen. Emiten ini tercatat memiliki dividen yield sebesar 2,29% dan memberikan dividen per kuartal sebesar Rp22. Ini menjadikan TINS pilihan menarik bagi investor yang fokus pada pendapatan pasif jangka menengah.

Proyeksi Saham TINS Besok 11 Agustus 2026

Proyeksi pergerakan saham TINS untuk perdagangan besok, 11 Agustus 2026, akan sangat bergantung pada dua faktor utama. Pertama adalah pergerakan harga komoditas timah global. Jika harga timah di LME menunjukkan tanda-tanda rebound, TINS berpotensi kembali menguat menuju level Rp3.900.

Kedua, arus dana investor asing juga akan menjadi penentu. TINS termasuk salah satu saham yang kerap menjadi incaran investor asing karena likuiditasnya yang baik dan fundamental perusahaan yang dianggap kuat. Saat ini, mayoritas analis memberikan rekomendasi ‘Hold’ untuk TINS, terutama bagi investor yang berorientasi dividen jangka menengah.

Bagi investor yang ingin memanfaatkan volatilitas TINS, strategi trading range dengan membeli di Rp3.840 dan menjual di Rp3.940 bisa dipertimbangkan. Namun, bagi investor yang berfokus pada pendapatan pasif, dividen yield 2,29% dan dividen Rp22 per kuartal tetap menjadi daya tarik utama.

Penting untuk memantau terus harga timah dunia sebagai penentu utama pergerakan TINS. Selain itu, penentuan batas rugi (cut loss) di bawah Rp3.800 disarankan untuk mengelola risiko investasi.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair