SEOUL, JOURNALARTA.COM – Indeks KOSPI Bursa Korea Selatan ditutup menguat pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026. Di tengah koreksi yang dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia, KOSPI justru mencatatkan performa positif.
Indeks utama Negeri Ginseng ini naik 40,89 poin atau 0,65 persen, mencapai posisi 6.299,66 pada pukul 15.33 KST atau 13.33 WIB. Penguatan ini menjadi sinyal baik bagi sentimen bursa Asia secara keseluruhan, meskipun ada perbedaan arah pergerakan antarnegara.
Pergerakan Fluktuatif KOSPI 10 Agustus 2026
KOSPI membuka perdagangan hari ini dengan optimisme, berada di level 6.306,33. Tak lama setelah pembukaan, indeks sempat mencapai titik tertinggi harian di 6.394,06, menunjukkan lonjakan signifikan di awal sesi.
Namun, tekanan jual muncul di siang hari, menyeret KOSPI ke level terendah 6.232,45. Tekanan ini tidak berlangsung lama. Menjelang penutupan pasar, aksi beli kembali mendominasi, mendorong indeks kembali menguat dan ditutup pada 6.299,66. Angka penutupan ini lebih tinggi dibanding penutupan Jumat lalu di 6.258,77, menunjukkan rebound yang cukup solid.
| Keterangan | Angka |
|---|---|
| Penutupan | 6.299,66 |
| Perubahan | +40,89 poin / +0,65% |
| Pembukaan | 6.306,33 |
| Tertinggi | 6.394,06 |
| Terendah | 6.232,45 |
Faktor Pendorong Penguatan KOSPI
Penguatan KOSPI hari ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Pertama, sektor teknologi Korea Selatan mengalami rebound. Saham-saham unggulan seperti Samsung Electronics dan SK Hynix kembali menguat setelah mengalami koreksi pada minggu sebelumnya. Ini menunjukkan adanya kepercayaan investor kembali ke saham-saham teknologi raksasa tersebut.
Kedua, sentimen positif dari Federal Reserve Amerika Serikat (The Fed) juga turut berperan. Harapan pasar akan pemangkasan suku bunga acuan AS di bulan September memicu masuknya dana asing ke pasar-pasar Asia, termasuk Korea Selatan. Kebijakan moneter The Fed seringkali menjadi barometer bagi investor global dalam menentukan arah investasi mereka.
Ketiga, data ekonomi domestik Korea Selatan yang lebih baik dari ekspektasi turut menopang KOSPI. Laporan menunjukkan ekspor Korea Selatan pada bulan Juli tumbuh lebih baik, mengindikasikan ketahanan ekonomi negara tersebut di tengah ketidakpastian global.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.