Selasa, 11 Agustus 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Pemerhati Hukum Minta Isu Surpres Pergantian Kapolri Tak Dijadikan Komoditas Politik

Pemerhati Hukum Minta Isu Surpres Pergantian Kapolri Tak Dijadikan Komoditas
Pemerhati Hukum Minta Isu Surpres Pergantian Kapolri Tak Dijadikan Komoditas

Kondisi ini bikin konsentrasi anggota di lapangan terancam. Bayangkan, para polisi di bawah sedang berupaya mengabdi, tapi di level elit malah diganggu kabar burung soal pergantian pimpinan. Edi mengajak masyarakat untuk lebih jernih. Alih-alih sibuk menebak-nebak siapa calon pengganti, dukungan terhadap peningkatan layanan publik dinilai jauh lebih bermanfaat.

Fokus pada Kerja Nyata

Polri memegang peran sentral dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Jika narasi pergantian terus diproduksi tanpa dasar yang kuat, performa organisasi bisa anjlok. Kepercayaan publik—yang selama ini susah payah dibangun—juga bisa tergerus jika isu liar terus dibiarkan jadi gorengan politik. Edi menegaskan, biarkanlah institusi bekerja sesuai relnya.

Di masa depan, fokus Polri tetap pada penguatan internal. Penyelarasan program kerja dengan visi pemerintah menjadi prioritas utama. Tidak ada waktu untuk meladeni spekulasi politik yang hanya membuang energi. Fokus kerja, fokus melayani, dan fokus menjaga ketertiban masyarakat tetap jadi harga mati bagi setiap personel kepolisian di seluruh penjuru Indonesia.

Saat ini, tidak ada agenda mendesak yang mengharuskan perombakan di tubuh pimpinan Polri. Presiden Prabowo masih memegang kendali penuh atas keputusan tersebut. Segala keputusan strategis nantinya akan diambil pada waktu yang tepat, bukan berdasarkan desakan kelompok tertentu yang punya kepentingan jangka pendek.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda