JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Kabar gembira datang untuk para atlet Indonesia yang akan berlaga di Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026. Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan bonus fantastis: Rp3 miliar bagi atlet peraih medali emas kategori perorangan.
Angka ini melonjak tiga kali lipat dibandingkan bonus medali emas SEA Games yang sebesar Rp1 miliar. Tak hanya uang, pemerintah juga menjanjikan percepatan karier di TNI/Polri dan status ASN bagi peraih medali, termasuk perak dan perunggu.
Pelepasan Kontingen dan Pengumuman Bonus
Pengumuman bonus ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat pelepasan Kontingen Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 9 September 2026. Sebanyak 432 atlet dari 41 cabang olahraga hadir dalam acara tersebut, didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.
Prabowo menegaskan pentingnya penghargaan bagi para pahlawan olahraga. “Saya diberi laporan Pak Erick, Pak untuk SEA Games medali emas dapat Rp1 miliar. Tapi ini Asian Games. Medali emas Rp3 miliar. Kita jangan pelit. Kalau baik, kita beri penghormatan,” ujarnya, menekankan komitmen pemerintah.
Untuk kategori ganda atau beregu, perhitungan bonus akan berbeda dan sedang digodok oleh Kemenpora, namun dipastikan nilainya proporsional. Menpora Erick Thohir, saat berada di Aichi Prefectural Martial Arts Hall pada 21 September 2026, menjelaskan bahwa bonus Rp3 miliar diperuntukkan bagi perorangan. “Nanti ada lagi double dan beregu, nanti ada hitungannya. Termasuk perak dan perunggu. Kalau bertanding di luar negeri itu yang dihitung itu utamanya medali emas,” kata Erick.
Detail Bonus dan Percepatan Karier
Selain medali emas perorangan yang dihargai Rp3 miliar, atlet peraih perak dan perunggu juga akan mendapatkan bonus uang yang signifikan. Berdasarkan referensi bonus SEA Games, perak diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar, sementara perunggu sekitar Rp750 juta untuk kategori perorangan.
Pelatih yang berhasil membawa anak didiknya meraih emas juga tidak luput dari perhatian, dengan estimasi bonus sebesar Rp1 miliar. Bagi peraih perak dan perunggu, bonus pelatih diperkirakan proporsional, yakni sekitar Rp500 juta untuk perak dan Rp250 juta untuk perunggu.
Yang menarik, Presiden Prabowo juga menjamin percepatan karier bagi para atlet dan pelatih. Ini berlaku untuk anggota TNI/Polri dengan percepatan kenaikan pangkat, serta ASN dengan percepatan golongan dan jabatan. “Ada yang AKBP Polisi Wanita, saya bisikin Kapolri, naikin pangkat lah,” ujar Prabowo, memberikan contoh konkret komitmennya.
Bagi atlet dari cabang olahraga lainnya, pemerintah akan memberikan perhatian khusus terhadap karier mereka, meliputi beasiswa pendidikan dan kesempatan kerja. Prabowo menyampaikan kisah inspiratif atlet equestrian yang bertanding dengan tulang rusuk retak demi kehormatan bangsa sebagai teladan semangat pantang menyerah.
Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026
Asian Games XX akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, mulai 20 September hingga 5 Oktober 2026. Kontingen Indonesia terdiri dari 432 atlet. Empat di antaranya berasal dari Sumatera Barat: Gilang Ilhaza (gulat), Syamsul Akmal (sepak takraw), Ziqra Dwi Putri (teqball), dan Kya Jo Heuer (selancar ombak).
Indonesia akan bersaing dalam 41 cabang olahraga, dengan target optimalisasi perolehan medali emas di sektor-sektor unggulan seperti bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan wushu. Harapannya, bonus dan jaminan karier ini akan menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk mengharumkan nama bangsa di kancah Asia.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.