Jumat, 25 September 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Hadiah Emas Asian Games 2026 Berapa? Rp3 Miliar Perorangan Naik 200% dari Hangzhou

Hadiah Emas Asian Games 2026 Berapa? Rp3 Miliar Perorangan Naik 200% dari
Hadiah Emas Asian Games 2026 Berapa? Rp3 Miliar Perorangan Naik 200% dari Hangzhou. Credit: JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Hadiah medali emas Asian Games 2026 resmi ditetapkan sebesar Rp3 miliar untuk kategori perorangan. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang Asian Games, sekaligus melonjak 200% dari bonus Asian Games sebelumnya.

Pengumuman fantastis ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu, 9 September 2026, di Istana Negara, saat melepas 432 atlet dari 35 cabang olahraga. “Untuk SEA Games, medali emas dapat Rp1 miliar. Tapi ini Asian Games. Medali emas Rp3 miliar. Kita jangan pelit,” ujar Presiden Prabowo, yang disambut tepuk tangan meriah.

Besaran hadiah ini diatur melalui Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2026. Selain emas, atlet peraih medali perak perorangan akan mendapatkan Rp1,5 miliar, dan perunggu sebesar Rp750 juta. Pelatih yang mendampingi atlet peraih emas perorangan juga diganjar bonus 50% dari hadiah atlet, atau sekitar Rp1,5 miliar.

Rincian Hadiah Asian Games 2026 Aichi-Nagoya

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menjelaskan bahwa skema hadiah untuk kategori ganda dan beregu masih dalam pengkajian. “Rp3 miliar itu tentu perorangan. Ada agregasi daripada berapa yang double, dan tentu yang beregu,” kata Erick Thohir, menegaskan bahwa angka untuk beregu akan berbeda dari perorangan.

Untuk perbandingan, hadiah emas perorangan di Asian Games 2022 Hangzhou adalah Rp1,575 miliar. Sementara itu, di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, peraih emas perorangan mendapatkan Rp1,5 miliar, ganda Rp1 miliar per atlet, dan beregu Rp750 juta per atlet. Dengan Rp3 miliar, bonus Asian Games 2026 tiga kali lipat lebih besar dari bonus emas SEA Games 2025 Thailand yang senilai Rp1 miliar.

Insentif Non-Uang dan Mekanisme Pencairan

Selain bonus tunai, pemerintah juga menjanjikan percepatan karier bagi atlet berprestasi, khususnya bagi mereka yang berasal dari institusi TNI, Polri, atau ASN. Medali perak dan perunggu pun akan mendapatkan apresiasi serupa.

“Medali perak, perunggu pun karier kita percepat. Ada yang Pak saya sudah sekian tahun belum naik pangkat. Termasuk pelatih. Ada yang AKBP, saya bisikin Kapolri naikin pangkat lah,” tegas Presiden Prabowo. Skema percepatan pangkat, jabatan, dan beasiswa kedinasan ini akan melibatkan Kementerian Pemuda dan Olahraga, TNI, Polri, serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Proses pencairan bonus direncanakan paling lambat 30 hari setelah verifikasi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Kemenpora. Hadiah ini juga bebas pajak. Hingga 24 September, Indonesia masih mengoleksi 0 medali emas, 1 perak, dan 12 perunggu, menempati peringkat ke-23. Peluang meraih emas diharapkan datang dari cabang bulutangkis beregu putra, panjat tebing, wushu, dan angkat besi yang akan berlaga hari ini.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair