Selasa, 11 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Town Hall Kongres Kian Sepi, Legislator AS Pilih Hindar Warga

Town hall Kongres di ruang rapat kosong
Town hall Kongres di AS makin jarang digelar saat reses Agustus, setelah banyak anggota parlemen menghindari forum tatap muka. (Ilustrasi: AI)

Dampaknya ke proses politik dan suara pemilih

Soal ini bukan cuma urusan partai. Saat town hall Kongres menghilang, warga kehilangan salah satu ruang paling langsung untuk menekan wakil mereka, bertanya, dan mendengar jawaban tanpa perantara. Bagi pemilih independen, forum semacam ini justru sering memberi nilai tersendiri karena mereka datang bukan untuk bersorak, melainkan mendengar.

Flood menilai banyak orang yang hadir di forum itu datang dengan catatan kecil di tangan, siap menyimak. Kepada Axios ia berkata, “They walk in, and you know, oftentimes they’ve got like a notebook and a piece of paper and a pen, and they’re like, ‘Yeah, I’m here to listen and see what I think,’” lalu menambahkan, “I think they get a lot of value out of it.”

Ia juga menolak anggapan bahwa keributan di ruangan selalu mewakili isi sesungguhnya. “What you see on TV isn’t necessarily what’s really happening,” kata Flood. Menurut dia, bahkan konstituen yang paling vokal menolak posisinya pun kadang tetap setuju pada isu tertentu, seperti dukungan untuk Ukraina dan upaya mengatasi keterjangkauan perumahan.

Fenomena ini punya gema sejarah. Pada musim panas 2009, Demokrat juga menghadapi warga yang marah di town hall ketika protes meledak atas Affordable Care Act. Menurut KFF, pada Januari 2026, persetujuan publik terhadap ACA berada di level 61%. Namun pada saat itu, perdebatan panas ikut menyeret Demokrat ke kekalahan besar di pemilu sela 2010, seperti dicatat Reuters dan Axios.

Di titik ini, sisa Agustus cuma menyisakan sedikit jadwal. LegiStorm mencatat hanya 11 legislator yang masih memasukkan town hall dalam agenda mereka. Flood, yang tetap bertahan, menutup sikapnya dengan kalimat yang langsung menyasar inti persoalan: “I know what’s right for me, and this is right for me.… How do things get better if we don’t talk to each other?”

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda