Untuk menghindari penipuan, masyarakat hanya boleh mengakses informasi bansos melalui dua saluran resmi Kemensos. Pertama, melalui website resmi di https://cekbansos.kemensos.go.id. Kedua, melalui aplikasi ‘Cek Bansos’ yang tersedia di Google Play Store dan dikembangkan oleh Kemensos RI. Di luar dua saluran ini, informasi yang beredar patut dicurigai sebagai penipuan.
Langkah Darurat Jika Terlanjur Tertipu
Jika terlanjur berinteraksi dengan penipu, ada beberapa langkah cepat yang harus segera dilakukan. Pertama, jangan transfer uang. Apabila sudah terlanjur mentransfer, segera blokir nomor atau akun penipu. Kedua, laporkan penipuan ke Call Center Kemensos di nomor 171 atau melalui WhatsApp di 0811-10-1710. Ketiga, lapor polisi dengan membawa bukti-bukti percakapan dan transfer uang yang sudah terjadi. Keempat, segera ganti semua password akun penting seperti e-wallet, mobile banking, dan email, terutama jika ada dugaan data pribadi telah dicuri.
Tips Aman Mengakses Informasi BLT
Penting bagi masyarakat untuk selalu mencari informasi dari sumber yang valid. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti akun media sosial resmi Kemensos RI di Instagram atau Twitter dengan username @kemensosri. Selain itu, masyarakat juga bisa bertanya langsung kepada pendamping PKH atau petugas di kantor desa/kelurahan setempat yang memiliki informasi akurat mengenai program bansos.
Selalu cek di website resmi Kemensos dan jangan mudah percaya pada pesan berantai yang tersebar di WhatsApp atau media sosial lainnya. Ingatlah selalu prinsip dasar bahwa bansos tidak pernah dipungut biaya apa pun. Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai BLT Tunai Agustus 2026. Oleh karena itu, tawaran yang meminta pembayaran di muka untuk pencairan bansos adalah penipuan 100%.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.