Informasi desil juga akan muncul saat melakukan pengecekan di situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Faktor Kenaikan Desil dan Dampaknya
Beberapa keluarga mungkin terkejut karena tiba-tiba tidak lagi menerima bansos. Hal ini bisa jadi indikasi adanya kenaikan desil. Beberapa ciri yang dapat memicu kenaikan desil antara lain:
- Kepemilikan lebih dari satu kendaraan bermotor (motor/mobil).
- Kondisi rumah yang sudah permanen, berlantai keramik, dan dilengkapi pendingin ruangan (AC).
- Memiliki tabungan di atas Rp5 juta atau aset tanah yang luas.
- Adanya anggota keluarga yang bekerja sebagai ASN, TNI, Polri, atau BUMN.
- Penghasilan per kapita rumah tangga melebihi Rp500.000 per bulan.
Faktor-faktor ini menunjukkan peningkatan tingkat kesejahteraan keluarga, yang kemudian terefleksi dalam kategori desil yang lebih tinggi.
Mekanisme Sanggah dan Usulan DTKS
Bagi masyarakat yang merasa penentuan desilnya tidak sesuai dengan kondisi riil, tersedia mekanisme untuk mengajukan sanggahan. Proses ini dapat dilakukan melalui beberapa saluran:
- Melalui aplikasi Cek Bansos, masuk ke menu “Usul” lalu pilih “Sanggah”.
- Mengajukan langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat dengan membawa Kartu Keluarga (KK), KTP, dan surat keterangan tidak mampu.
- Menyampaikan sanggahan ke Dinas Sosial tingkat kabupaten/kota.
Data akan diverifikasi ulang setiap tiga bulan, memungkinkan adanya perubahan desil baik naik maupun turun, sesuai dengan dinamika kondisi sosial ekonomi keluarga. Masyarakat diharapkan proaktif dalam memantau status desil mereka, terutama menjelang pencairan bansos periode Juli-September 2026.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.