Senin, 17 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Desak-desakan Kuil Bihar Tewaskan 6 Jemaah di India

Desak-desakan Kuil Bihar Tewaskan 6 Jemaah di India
Desak-desakan Kuil Bihar Tewaskan 6 Jemaah di India

LAKHISARAI — Desak-desakan kuil Bihar di Ashok Dham, Lakhisarai, India timur, menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai beberapa lainnya pada Senin pagi saat ribuan jemaah memadati kompleks kuil Hindu itu untuk ritual menyiram air ke Dewa Shiva.

Insiden ini langsung memicu penyelidikan. Polisi dan pejabat distrik masih menelusuri apakah korban tewas akibat tekanan massa, robohnya pembatas, atau sengatan listrik dari tiang yang jatuh di lokasi.

Desak-desakan kuil Bihar terjadi saat ritual Shravan

Kerumunan datang pada hari Senin yang dianggap baik oleh umat Hindu dalam bulan suci Shravan. Pada momen itu, jemaah berbondong-bondong menuju kuil untuk menawarkan air kepada Lord Shiva. Situasi yang padat membuat arus manusia sulit dikendalikan.

Shivam Kumar, perwira polisi senior, mengatakan kepada ANI bahwa sebuah tiang listrik jatuh di lokasi dan orang-orang tersengat listrik, lalu terjadi kepanikan yang berujung desak-desakan. Ia menegaskan penyebab pastinya baru bisa dipastikan setelah pemeriksaan selesai.

“We can tell you the exact reason only after verifying everything,” kata Shivam Kumar kepada ANI.

Versi lain datang dari Lakhisarai District Magistrate Shailendra Kumar. Ia menyebut pagar pembatas roboh karena dorongan massa, lalu orang-orang saling jatuh. Menurut dia, kerumunan membengkak jauh lebih besar dari perkiraan petugas.

“The crowd swelled in an unprecedented manner. Around 6:30-6:45 a.m., two trains came here that too added to the crowd. Arrangements were made as we had anticipated the crowd,” kata Shailendra Kumar kepada ANI.

Penyelidikan dibuka, korban luka dikejar perawatan

Pemerintah negara bagian Bihar bergerak cepat setelah kabar korban tewas tersebar. Chief Minister Bihar Samrat Choudhary mengatakan pemerintah sudah memberi perintah agar korban luka menerima perawatan secepat mungkin.

Dalam unggahannya di X, ia menyampaikan duka mendalam atas kematian para peziarah. “The news of the deaths of devotees in the accident has left my heart deeply distressed. My deepest condolences go out to the bereaved families,” tulisnya.

Bagi keluarga korban, yang paling mendesak kini adalah identifikasi jenazah, perawatan korban luka, dan kepastian soal apa yang sebenarnya terjadi di area kuil. Bila penyebabnya benar terkait listrik atau robohnya pembatas, pertanyaan berikutnya akan mengarah ke kesiapan pengamanan di lokasi ibadah yang memang dipadati massa pada hari-hari tertentu.

Insiden di Ashok Dham juga kembali menyorot risiko kerumunan di tempat ibadah di India. Bulan Maret lalu, sembilan orang, sebagian besar perempuan, tewas dalam desak-desakan di kuil lain di distrik Nalanda, Bihar.

Investigasi atas peristiwa di Lakhisarai masih berjalan. Otoritas setempat belum menyampaikan hasil akhir, sementara petugas di lapangan masih memeriksa titik jatuhnya tiang listrik, kondisi pagar pembatas, dan alur keluar-masuk jemaah di kompleks kuil itu.

“We can tell you the exact reason only after verifying everything,” kata Shivam Kumar, menegaskan bahwa sebab utama tragedi ini belum ditutup.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda