JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Google kembali mengguncang dunia kecerdasan buatan dengan peluncuran dua model terbarunya, Gemini 3.5 Flash dan Gemini Spark. Dirilis pada Google I/O 2026 dan diperbarui pada Agustus 2026, kedua inovasi ini bukan sekadar peningkatan chatbot biasa, melainkan evolusi Gemini menjadi agen AI proaktif yang mampu menyelesaikan pekerjaan secara mandiri.
Perkembangan ini memperkuat posisi Gemini sebagai salah satu AI paling populer global, dengan 900 juta pengguna aktif setiap bulan di lebih dari 230 negara dan mendukung 70+ bahasa. Google kini fokus pada pengembangan ‘Agentic AI’, sebuah paradigma di mana AI tidak lagi menunggu perintah, melainkan secara aktif menawarkan bantuan dan menjalankan tugas.
Gemini 3.5 Flash: Lebih Cepat, Lebih Hemat Energi
Gemini 3.5 Flash menjadi model andalan Google tahun ini, menawarkan kombinasi kecepatan dan efisiensi yang signifikan. Model ini diklaim empat kali lebih cepat dibandingkan model frontier lainnya. Selain itu, penggunaan tokennya 17 persen lebih sedikit dari versi sebelumnya, menjadikan operasional AI lebih hemat biaya.
Dari segi harga, Gemini 3.5 Flash dipatok $1.50 per 1 juta token input dan $7.50 per 1 juta token output. Peningkatan kemampuan juga terlihat pada skor DeepSWE untuk pengkodean, yang naik dari 37 persen menjadi 49 persen, mengindikasikan lebih sedikit revisi kode yang dibutuhkan. Basis pengetahuan model ini diperbarui hingga Maret 2026. Gemini 3.5 Flash sudah diimplementasikan di AI Mode Google Search, AI Studio, dan Vertex AI. Bahkan, versi Gemini 3.6 Flash telah dirilis pada Juli 2026 dengan efisiensi yang lebih tinggi lagi.
Gemini Spark: Asisten AI Pribadi yang Bekerja Sepanjang Waktu
Fitur paling revolusioner yang diperkenalkan adalah Gemini Spark, sebuah agen AI pribadi yang beroperasi 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Ini adalah jawaban Google terhadap kebutuhan asisten digital yang benar-benar proaktif dan dapat bekerja di latar belakang.
Misalnya, Gemini Spark dapat secara otomatis memeriksa Gmail Anda, merangkum email-email penting, lalu menyusun draf balasan. Ia juga bisa memeriksa catatan rapat di Google Docs, membuat laporan berdasarkan informasi tersebut, dan mengirimkannya ke tim terkait. Bahkan, Spark mampu memantau kartu kredit Anda untuk mendeteksi biaya tersembunyi dan memberikan notifikasi. Semua tugas ini dijalankan di latar belakang, dengan pengguna hanya perlu memberikan persetujuan akhir. Google menegaskan bahwa Spark dirancang agar “tetap di bawah kendali Anda.” Fitur ini telah tersedia untuk pengguna Google AI Pro seharga $20 per bulan di Amerika Serikat, dengan rencana perluasan global dalam waktu dekat.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.