JAKARTA, JOURNALARTA.COM – PT Pertamina (Persero) secara resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 1 Agustus 2026. Penyesuaian harga ini mengikuti dinamika harga minyak mentah dunia, fluktuasi nilai tukar rupiah, serta pertimbangan daya beli masyarakat Indonesia. Namun, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak mengalami perubahan.
Hingga Senin, 17 Agustus 2026, harga BBM Pertamina masih mengacu pada penyesuaian yang berlaku sejak awal bulan. Ini berarti konsumen masih dapat menikmati harga yang lebih rendah untuk beberapa jenis BBM non-subsidi.
Daftar Harga BBM Pertamina Agustus 2026
Penyesuaian harga BBM non-subsidi berlaku untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5%, mencakup DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Berikut rincian harga BBM Pertamina per 1 Agustus 2026:
| Jenis BBM | Harga per Liter | Keterangan |
|---|---|---|
| BBM Subsidi | ||
| Pertalite RON 90 | Rp10.000 | Tetap |
| Biosolar Subsidi | Rp6.800 | Tetap |
| BBM Non Subsidi | ||
| Pertamax RON 92 | Rp15.950 | Turun Rp300 |
| Pertamax Green 95 | Rp16.600 | Turun Rp400 |
| Pertamax Turbo RON 98 | Rp18.300 | Turun Rp1.000 |
| Dexlite | Rp19.700 | Tetap |
| Pertamina Dex | Rp21.150 | Tetap |
Penurunan paling signifikan terlihat pada Pertamax Turbo, yang kini dibanderol Rp18.300 per liter, dari harga sebelumnya Rp19.300.
Harga Lebih Hemat di Pertashop
Pertamina juga menawarkan harga Pertamax yang lebih kompetitif di jaringan Pertashop. Di beberapa daerah seperti Jawa Timur, harga Pertamax di Pertashop tercatat Rp16.150 per liter, lebih murah Rp100 dibandingkan harga di SPBU yang mencapai Rp16.250. Selisih Rp100 per liter ini dapat menghemat Rp1.000 setiap pengisian 10 liter, memberikan opsi lebih hemat bagi konsumen.
Perbandingan dengan SPBU Swasta
Dengan penyesuaian harga ini, Pertamax RON 92 dari Pertamina kini menjadi yang paling ekonomis dibandingkan produk sejenis dari SPBU swasta. Per 1 Agustus 2026, Pertamax dibanderol Rp15.950 per liter. Sebagai perbandingan, BP 92 dan Revvo 92 dari Vivo masing-masing dihargai Rp16.670 per liter. Ini berarti ada selisih Rp720 per liter yang bisa dinikmati konsumen Pertamina.
Catatan Penting bagi Konsumen
Perlu diingat bahwa harga BBM dapat bervariasi di setiap daerah. Perbedaan ini dipengaruhi oleh biaya distribusi serta besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan pemerintah daerah. Sebagai contoh, di Papua, Pertamax bisa mencapai Rp16.300 dan Pertamina Dex Rp21.650.
Selain itu, wilayah zona perdagangan bebas (FTZ) seperti Batam dan Sabang memiliki struktur harga yang berbeda dan cenderung lebih rendah. Di Batam, Pertamax dapat ditemukan dengan harga Rp15.150.
Konsumen juga dapat memanfaatkan berbagai promo melalui aplikasi MyPertamina, termasuk cashback dan poin loyalitas, untuk mendapatkan nilai tambah. Pastikan selalu memeriksa aplikasi MyPertamina untuk informasi harga terbaru di SPBU terdekat.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.