Selasa, 18 Agustus 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

[HOAX] Kuota Gratis 81 GB Mengatasnamakan Kemendikbud, Jangan Klik Linknya!

[HOAX] Kuota Gratis 81 GB
[HOAX] Kuota Gratis 81 GB Mengatasnamakan Kemendikbud, Jangan Klik Linknya!. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Sebuah pesan berantai mengenai hoax kuota gratis 81 GB kembali marak di media sosial. Pesan yang mengatasnamakan Kementerian Pendidikan ini, lengkap dengan tautan klaim, ternyata adalah penipuan berkedok phishing yang mengincar data pribadi pengguna.

Pemerintah, melalui berbagai instansi, telah menegaskan bahwa informasi tersebut palsu. Modus ini berpotensi membahayakan keamanan digital para penerimanya, apalagi jika terlanjur mengklik tautan dan mengisi data sensitif.

Fakta: Klaim Kuota Gratis 81 GB Adalah Penipuan

Penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com dan Tribratanews Polri mengonfirmasi bahwa klaim kuota gratis yang mengatasnamakan Kemendikbudristek itu tidak benar. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sendiri telah memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resminya.

Mereka menegaskan, program bantuan kuota internet dari pemerintah sudah berakhir sejak Mei 2021. Peringatan tersebut berbunyi, “Harap waspada dengan kembali beredarnya informasi hoaks dan berpotensi pengelabuan tentang bantuan kuota data internet dari Kemendikdasmen.” Ini berarti setiap klaim serupa pasca-Mei 2021 patut dicurigai sebagai penipuan.

Modus Operandi Penipuan Link Kuota Gratis

Link yang disebarkan dalam pesan berantai tersebut bukan ditujukan untuk membagikan kuota internet. Sebaliknya, ini adalah taktik umum penipu online. Modus penipuannya meliputi:

  • Phishing dan Pencurian Data: Tautan mengarahkan korban ke situs palsu yang meminta pengisian data pribadi seperti nama lengkap, nomor HP, dan nomor akun Telegram. Tujuannya jelas, untuk mengambil alih akun Telegram atau informasi sensitif lainnya.
  • Situs Tiruan: Tampilan situs yang terhubung dari link seringkali dibuat sangat mirip dengan aplikasi resmi, contohnya MyTelkomsel. Namun, alamat website yang ditampilkan akan berbeda jauh dari situs resmi www.telkomsel.com.
  • Pengalihan ke Laman Lain: Beberapa kasus menunjukkan bahwa setelah diklik, pengguna justru diarahkan ke situs lain yang tidak relevan, seperti situs audiobook yang menawarkan langganan berbayar secara tiba-tiba.

Kasus serupa pernah terjadi dengan klaim “kuota 50 GB Hari Kemerdekaan” yang juga telah dibantah oleh Antaranews dan Infohoax Badung, menunjukkan pola penipuan yang berulang.

Kenali Ciri-ciri Penipuan Kuota Gratis

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Jadwal Pemadaman Listrik PLN Hari Ini 17 Agustus 2026: Daftar Wilayah Terdampak & Jam Mati Lampu