Selasa, 18 Agustus 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Hasil Coppa Italia: Sassuolo Gasak Cesena 3-0 di Laga Debut Aquilani

Sassuolo merayakan gol saat melawan Cesena di Stadion Mapei
Skuad Sassuolo saat berlaga menghadapi Cesena di babak 64 besar Coppa Italia, Senin (17/8/2026). (Ilustrasi: AI)

REGGIO EMILIA — Alberto Aquilani mengawali petualangan barunya sebagai pelatih Sassuolo dengan catatan impresif. Skuad asuhannya sukses melibas Cesena 3-0 dalam laga babak 64 besar Coppa Italia 2026-2027 yang berlangsung di Stadion Mapei, Senin, 17 Agustus 2026.

Pokok Peristiwa

Kemenangan telak di kandang ini memberi sinyal positif bagi era kepelatihan mantan pemain AS Roma tersebut. Sassuolo tampil dominan sejak menit awal, membuka keunggulan lewat aksi Cristian Volpato saat laga baru berjalan 13 menit.

Dominasi berlanjut hingga Vasilije Adzic menggandakan keunggulan pada masa tambahan waktu babak pertama. Luca Lipani akhirnya mengunci kemenangan Sassuolo lewat golnya pada menit ke-75.

Hasil ini memastikan langkah Sassuolo menuju fase 32 besar untuk menantang Frosinone. Meski menang meyakinkan, Aquilani tidak ingin jemawa. Ia menyatakan bahwa timnya menaruh respek besar dengan menjalani laga kandang perdana ini secara serius. Ia juga menegaskan akan terus menganalisis celah yang masih ada meski hasil akhir sudah sesuai harapan.

Konteks

Di balik gemilangnya performa tim, kabar kurang sedap datang bagi suporter Indonesia. Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, tidak mendapatkan menit bermain dalam laga ini. Idzes sepanjang pertandingan hanya duduk di bangku cadangan.

Kondisi fisik menjadi kendala utama, mengingat pemain kelahiran Mierlo tersebut baru saja pulih dari cedera dan belum sempat mencicipi laga pramusim di bawah instruksi Aquilani.

Absennya Idzes membuat Aquilani harus memutar otak mencari komposisi bek tengah yang tepat. Mengingat Tarik Muharemovic telah resmi hijrah ke Leeds United, Aquilani akhirnya memilih menduetkan Cas Odenthal dengan Tommaso Macchioni. Eksperimen ini terbilang sukses besar karena gawang Sassuolo tetap perawan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dampak dan Langkah Berikutnya

Bagi Sassuolo, keberhasilan ini adalah modal penting untuk menatap musim kompetisi yang lebih panjang. Bagi para pendukung, khususnya dari Indonesia, publik tentu menanti kapan Jay Idzes akan mendapatkan kepercayaan untuk debutnya di bawah komando sang pelatih anyar.

Harapannya, Idzes bisa segera kembali ke performa puncak dan menjadi pilar pertahanan Sassuolo yang sempat pincang akibat badai cedera.

Aquilani kini memiliki waktu untuk mematangkan taktik sebelum meladeni Frosinone. Keberhasilan menerapkan pola permainan yang diinginkan sang pelatih menjadi indikator bahwa Sassuolo berada di jalur yang benar. Fokus utama mereka ke depan adalah konsistensi, baik dalam menyerang maupun saat harus menutup ruang di lini belakang saat Idzes belum kembali ke kondisi terbaiknya.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda