JAKARTA — Komposisi Timnas Indonesia mulai mengalami perombakan besar jelang gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih John Herdman dikabarkan bakal melakukan evaluasi mendalam terhadap skuad Garuda setelah hasil kurang memuaskan pada ajang ASEAN Championship 2026.
Perubahan ini membawa konsekuensi serius bagi sejumlah pilar lama. Nama-nama seperti bek Rizky Ridho dan kiper Nadeo Argawinata disebut-sebut berpotensi tidak masuk dalam proyeksi daftar 26 pemain yang sedang disiapkan tim pelatih. Meski daftar ini belum dirilis secara resmi oleh PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN), bocoran informasi tersebut telah menyita perhatian publik sepak bola nasional.
Rotasi di Posisi Kunci
Langkah Herdman diduga kuat merespons performa lini pertahanan yang sempat kedodoran di laga terakhir ASEAN Championship. Indonesia harus terhenti di fase grup usai menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam dan bermain imbang 1-1 saat menghadapi Singapura. Kesalahan-kesalahan di barisan belakang pada dua laga penentu tersebut menjadi titik evaluasi utama.
Jika proyeksi ini benar, Ernando Ari diprediksi bakal mengisi slot Nadeo Argawinata di bawah mistar gawang. Sementara itu, untuk memperkokoh tembok pertahanan yang ditinggalkan Rizky Ridho, tim pelatih dikabarkan memanggil kembali Dean James ke dalam skuad. Keputusan ini dinilai sebagai upaya penyegaran taktik untuk meningkatkan soliditas pertahanan Garuda.
Evaluasi Pasca-Kegagalan
Rizky Ridho menjadi sosok yang paling disorot dalam perombakan ini. Padahal, bek asal Persija Jakarta itu selama ini dikenal sebagai andalan di jantung pertahanan dan sering mengemban ban kapten saat Jay Idzes absen. Namun, performa di dua laga penutup turnamen sebelumnya dianggap belum memenuhi ekspektasi John Herdman.
Bung Ropan, pengamat sepak bola yang membocorkan daftar tersebut, menilai situasi ini adalah konsekuensi logis dari penurunan performa. “Rizky Ridho yang menjadi kapten kedua setelah Jay Idzes tidak masuk namanya,” ujar Bung Ropan melalui kanal YouTube pribadinya.
Baginya, keputusan teknis ini mencerminkan keinginan pelatih untuk mencari stabilitas yang lebih baik menjelang agenda FIFA ASEAN Cup 2026 mendatang.
Bagi suporter Timnas Indonesia, perombakan ini memiliki dampak psikologis yang cukup besar.
Ekspektasi tinggi publik pasca-perubahan kepelatihan di bawah Herdman kini beradu dengan kenyataan bahwa tidak ada tempat yang aman bagi pemain, termasuk mereka yang selama ini dianggap sebagai langganan tim inti.
Kepercayaan diri tim akan sangat bergantung pada bagaimana pemain baru seperti Dean James dan Ernando Ari menjawab tantangan di lapangan.
Tantangan bagi John Herdman kini terletak pada proses integrasi pemain baru tersebut agar tidak hanya sekadar rotasi, tetapi mampu meningkatkan level permainan tim secara keseluruhan. Skuad Garuda diharapkan mampu segera menunjukkan peningkatan kualitas dalam waktu dekat, mengingat turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 sudah di depan mata.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.