Kamis, 20 Agustus 2026 WIB
BREAKING
HUKUM KRIMINAL

Jejak Scam Sapphire Network: Modus Investasi Palsu Rugikan Warga

Ilustrasi penipuan investasi daring dan pelacakan transaksi keuangan mencurigakan
Jejak transaksi keuangan menjadi kunci utama pengungkapan jaringan penipuan investasi internasional. (Ilustrasi: AI)

MELBOURNE — Investigasi mendalam mengungkap keterlibatan sebuah perusahaan asal Australia, Trigo XO, dalam jaringan penipuan investasi global yang berbasis di Israel. Jaringan yang dikenal dengan sebutan Sapphire Network ini diduga telah merugikan lebih dari 4.000 warga Australia dengan menggunakan skema investasi palsu serta janji keuntungan fantastis dari perdagangan berbasis AI.

Praktik penipuan ini terbongkar melalui pelacakan transaksi keuangan dari dua korban, salah satunya seorang pria yang harus menguras tabungan pribadinya hingga ratusan ribu dolar. Dalam aksinya, para pelaku menggunakan taktik manipulatif, termasuk menyamar sebagai broker tepercaya dan memanfaatkan situs berita tiruan yang menyerupai media arus utama untuk meyakinkan calon korban.

Modus Operandi dan Jejak Finansial

Sapphire Network telah beroperasi setidaknya sejak 2021 dengan melibatkan ratusan individu yang tersebar di berbagai negara seperti Bulgaria, Ukraina, Siprus, dan Makedonia.

Investigasi oleh ABC bersama Organised Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) menemukan bahwa kelompok ini mencuci uang hasil kejahatan melalui entitas perusahaan yang terdaftar di berbagai yurisdiksi, termasuk Australia.

Trigo XO, yang berlokasi di kawasan Toorak, Melbourne, menjadi titik terang dalam penyelidikan ini. Perusahaan tersebut menerima pembayaran awal dari korban dengan kedok biaya kursus daring. Namun, saat dilakukan pengecekan, situs web milik perusahaan tersebut tidak berfungsi dan layanan kursus yang dijanjikan hanyalah dokumen PDF generik yang tidak bernilai.

Seorang korban bernama Toby, yang kehilangan lebih dari 500.000 dolar, awalnya diminta melakukan pembayaran kecil sebesar 365 dolar ke rekening Trigo XO. Transaksi ini disamarkan sebagai pembayaran layanan kursus untuk memuluskan langkah pelaku dalam menguras dana yang lebih besar melalui platform perdagangan fiktif.

Dampak Nyata bagi Korban

Bagi para korban, dampak dari penipuan ini bersifat menghancurkan. Banyak dari mereka yang terjerat dalam tekanan psikologis berat, bahkan didorong untuk mengambil pinjaman dengan jaminan rumah dan bisnis guna menutupi utang fiktif yang diciptakan oleh para pelaku. Seorang korban lainnya terpaksa menunda pengobatan medis dan kebutuhan pokok akibat dananya tertahan di platform investasi bodong.

Akuntan yang menangani Trigo XO mengakui adanya kejanggalan dalam operasional perusahaan tersebut. Pihaknya bahkan telah melayangkan laporan kepada otoritas anti-pencucian uang Australia, AUSTRAC, karena tidak adanya transparansi dalam setiap faktur yang masuk. Menyusul pengungkapan ini, direktur dan pemegang saham perusahaan segera memutuskan hubungan kerja sama dengan Trigo XO.

Investigasi ini didukung oleh dokumen internal bocor yang dibagikan kepada OCCRP serta kontribusi dari lembaga jurnalisme investigasi Qurium dan amaBhungane.

Meskipun Sapphire Network terus berupaya menyembunyikan jejak melalui aplikasi pesan terenkripsi dan nama samaran, jejak transaksi keuangan yang nyata kini telah menyingkap keterkaitan mereka dengan individu spesifik, termasuk warga negara Israel, Shefi Goldberg.

Hingga saat ini, kerugian total yang dialami para korban diperkirakan mencapai ratusan juta dolar Amerika Serikat. Proses penegakan hukum masih terus berjalan seiring dengan upaya pelacakan aset yang dilarikan oleh jaringan tersebut ke luar negeri.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda