Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
Ancaman Siber Meningkat, Ini Langkah Sederhana Pelaku Bisnis Amankan Data Perusahaan   ·   Proyeksi Ekonomi Global 2026: Pertumbuhan Melambat di Tengah Bayang Ketegangan Geopolitik   ·   BRI Bandung hadirkan KPR bunga berjenjang mulai dari 4 persen   ·   Terikat Janji Episode 93: Davina Mengetahui Kebenaran, Hubungan dengan Sena di Ujung…   ·   Gelombang Panas AS 2026: Saat Lonjakan Infrastruktur AI Menguji Ketahanan Jaringan Listrik   ·   BCL Tampil Glamor dan Elegan Kenakan Kebaya, Sambut Presiden Republik Belarus di…   ·   Selat Hormuz Kembali Dibuka, Pasar Minyak Dunia Hadapi Ancaman Kelebihan Pasokan   ·   Tarif Listrik Juli 2026 Resmi Tidak Naik: Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi Rumah…   ·  
TEKNOLOGI

Larangan media sosial usia minimum 16 tahun makin meluas

Larangan media sosial usia 16 tahun meluas di banyak negara
Larangan media sosial usia 16 tahun meluas ke Inggris, Australia, dan Asia. (Ilustrasi: AI)

LONDON — larangan media sosial untuk usia minimum 16 tahun mulai menyebar ke banyak negara, dan Inggris kini menjadi negara terbaru yang mengumumkan langkah itu setelah Australia memicu gelombang regulasi baru.

Di saat yang sama, perusahaan teknologi besar balik melawan. Mereka mengerahkan lobi, memprotes aturan, dan menilai kebijakan semacam itu terlalu tergesa-gesa serta tidak seragam antarplatform.

Gelombang larangan media sosial mulai meluas

Inggris bulan ini menyatakan akan menetapkan batas usia 16 tahun untuk mengakses platform media sosial utama. Target penerapannya dipatok pada musim semi 2027. Langkah itu membuat Inggris menyusul Australia, yang lebih dulu memberlakukan batas usia pada layanan seperti Instagram, Facebook, YouTube, X, TikTok, dan Snapchat.

Menurut laporan The Guardian yang menjadi dasar tulisan ini, kebijakan tersebut tidak lagi berdiri sebagai gagasan terpisah di satu negara. Austria, Prancis, dan Norwegia juga sedang mempertimbangkan pembatasan usia serupa. Indonesia dan Malaysia bahkan sudah memberlakukan larangan bagi pengguna di bawah 16 tahun pada platform tertentu. Di Brasil, anak di bawah 16 tahun hanya bisa mengakses media sosial jika terhubung ke akun orang tua.

Artinya sederhana: perdebatan soal siapa yang boleh masuk ke ruang digital paling ramai di dunia tidak lagi hanya soal etika. Ini sudah masuk ke meja legislatif.

Alarm dari orang tua dan mantan orang dalam Meta

Arturo Béjar, mantan insinyur senior dan konsultan di Meta yang kemudian menjadi whistleblower, ikut menjadi suara keras di balik dorongan pembatasan ini. Ia mengaku telah berbicara dengan orang tua di berbagai negara, dan semuanya punya kecemasan yang sama saat anak mereka mulai aktif daring.

“Saya sudah berbicara dengan orang tua dari beberapa negara, dan saya belum pernah bertemu orang tua anak kecil yang tidak takut saat anak mereka cukup umur untuk online. Atau anak muda yang tidak pernah mengalami sesuatu yang buruk dan sebenarnya bisa dicegah,” kata Béjar.

Béjar juga menjadi saksi dalam persidangan di Amerika Serikat yang menyatakan Meta bertanggung jawab karena diduga sengaja merancang produk yang adiktif dan menyesatkan konsumen soal keamanan platformnya. Sidang di California itu ikut menguatkan dorongan politik di banyak negara untuk bergerak lebih tegas.

Halaman:123Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda