Ada semangat pengorbanan dan harapan yang kami tanamkan, supaya nilai-nilainya tetap dekat dengan masyarakat modern,” ungkap Silvi.
Produksi Raksasa dengan Ratusan Pelaku Seni
Skala perhelatan “Hikayat Srikandi Nusantara” memang tidak main-main. Sebanyak 1.700 orang terlibat langsung dalam produksi ini. Bayangkan koordinasi yang harus dijalani. Untuk membangun megahnya lanskap suara, Music Director Elwin Hendrijanto merancang komposisi kompleks yang menggabungkan orkestra megah, paduan suara, elemen pop, hingga dentuman instrumen tradisional Indonesia.
Detail produksinya cukup mencengangkan. Repertoar yang disiapkan terdiri dari 28 lagu, didukung oleh 15 penyanyi dan satu grup band. Belum lagi deretan penari yang berjumlah 387 orang, serta 60 musisi orkestra yang akan mengawal setiap perpindahan adegan.
Untuk urusan visual, 16 desainer kostum dan 11 koreografer telah menyiapkan 103 koreografi yang siap ditampilkan dalam tiga hari pertunjukan tersebut.
Segala persiapan teknis ini bermuara pada satu tujuan besar: merayakan keberanian perempuan lewat lensa kebudayaan yang beragam. Dengan keterlibatan 50 pemain musik tradisional yang menyatu dengan teknologi tata panggung modern, pertunjukan ini diproyeksikan menjadi salah satu suguhan seni paling impresif tahun ini.
Kini, seluruh tim sedang memasuki tahap pemantapan akhir. Bagi Raisa, membawakan “Cahaya Hati” di tengah kolaborasi raksasa ini adalah tanggung jawab sekaligus pembuktian bahwa kisah-kisah lama masih memiliki tempat di hati generasi sekarang.
Penonton yang akan hadir nanti dijanjikan bukan hanya sekadar hiburan visual, tapi sebuah refleksi mendalam tentang sosok perempuan Indonesia yang tak pernah padam semangatnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.