WASHINGTON — Settlement TikTok senilai US$400 million menjadi jalan damai yang dipilih TikTok dan induknya, ByteDance, untuk menutup gugatan pemerintah Amerika Serikat soal dugaan pelanggaran privasi anak. Kesepakatan itu diumumkan pada Jumat dan menuntaskan perkara federal besar yang sejak 2024 menempatkan operasi TikTok di AS di bawah sorotan politik yang tajam.
Departemen Kehakiman AS menggugat TikTok dan ByteDance pada 2024 bersama Federal Trade Commission. Inti tuduhannya sama: platform video pendek itu disebut mengumpulkan informasi pribadi dari anak-anak dan melanggar aturan privasi daring yang melindungi pengguna di bawah umur.
Gugatan 2024 dan aturan COPPA
Kasus ini berakar pada ketentuan Children’s Online Privacy Protection Act, atau COPPA, undang-undang federal AS yang mengatur pengumpulan data anak di bawah usia 13 tahun. Dalam bahan pembanding, TechCrunch menyebut gugatan itu menuduh TikTok membiarkan jutaan anak di bawah 13 tahun memakai platform, lalu mengumpulkan data pribadi mereka tanpa persetujuan orang tua yang diwajibkan hukum.
The Guardian juga melaporkan bahwa jaksa pemerintah menuding TikTok dan ByteDance gagal melindungi privasi anak serta mengumpulkan informasi mereka secara ilegal. BBC menambahkan, perkara ini disebut sebagai salah satu penyelesaian terbesar terkait privasi anak di AS.
Tekanan hukum terhadap TikTok bukan barang baru. BBC menulis bahwa kasus ini datang setelah langkah federal pada 2019 yang terkait dengan pendahulu TikTok, Musical.ly. Saat itu, perusahaan sepakat membayar denda US$5.7m karena pelanggaran COPPA. Titik masalahnya serupa: bagaimana memastikan anak di bawah umur tidak lolos ke sistem yang dirancang untuk pengguna dewasa atau remaja yang lebih tua.
Berapa yang dibayar TikTok
BBC melaporkan, berdasarkan ketentuan kesepakatan, TikTok dan ByteDance akan segera membayar US$300 million ke Departemen Kehakiman AS. Tambahan US$100 million akan dibayarkan ketika pemerintah mencabut consent decree tahun 2019 yang berkaitan dengan FTC.
Bahan utama juga menegaskan bahwa penyelesaian ini tidak mengubah satu hal penting: operasi TikTok di Amerika masih berada dalam pengawasan politik yang intens. Itu berarti kesepakatan finansial memang menutup gugatan tertentu, tetapi belum tentu menutup seluruh tekanan yang mengitari platform tersebut.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.