JAKARTA — Anggota Komisi VII DPR RI asal Aceh, H Teuku Zulkarnaini, yang akrab disapa Ampon Bang, memberikan motivasi kepemimpinan secara langsung kepada kontingen Pramuka asal daerah pemilihannya di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Para kader muda yang hadir merupakan perwakilan dari Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Jaya, dan Aceh Barat Daya.
Kehadiran para anggota Pramuka Aceh ke pusat parlemen ini memberikan dampak psikologis yang besar bagi pembentukan karakter mereka. Pengalaman fisik berada di ruang sidang utama dan duduk di kursi pengambil keputusan diharapkan mampu memutus jarak mental antara pemuda daerah dengan lembaga tinggi negara, sekaligus memicu ambisi positif untuk berkontribusi pada pembangunan nasional.
Mimpi dari Kursi Parlemen Senayan
Dalam pertemuan tersebut, Ampon Bang mengajak para peserta untuk tidak ragu bermimpi besar. Menurut legislator asal Serambi Mekah ini, kehadiran fisik di ruang kerja wakil rakyat dapat menjadi pemantik semangat yang nyata bagi masa depan mereka.
“Adik-adik Pramuka Aceh ini adalah calon pemimpin masa depan bangsa. Hari ini mereka datang ke Gedung DPR RI sebagai tamu dan duduk di kursi anggota DPR.
Tetapi ke depan, tidak menutup kemungkinan ada di antara mereka yang kembali ke tempat ini sebagai anggota DPR RI, membawa aspirasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujar Teuku Zulkarnaini dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat.
Selama berada di Kompleks Parlemen, para peserta mendapatkan edukasi praktis mengenai proses legislasi. Mereka diperkenalkan dengan fungsi-fungsi utama DPR RI, mekanisme perumusan undang-undang, serta tugas dan tanggung jawab harian anggota dewan dalam mengawal aspirasi konstituen di daerah.
Membangun Karakter Berbasis Integritas
Ampon Bang menegaskan bahwa kunjungan edukasi ini sangat penting untuk membangun wawasan kebangsaan sejak dini. Mengenal lembaga negara secara langsung akan memberikan pemahaman utuh bahwa politik dan kepemimpinan memerlukan kapasitas intelektual serta moralitas yang kokoh.
Pemahaman sejak usia muda ini dinilai sangat krusial agar mereka paham bahwa kepemimpinan sejati membutuhkan pengetahuan, integritas, tanggung jawab, serta semangat pengabdian yang tinggi kepada masyarakat.
Politisi asal Aceh ini juga menitipkan pesan agar pengetahuan yang didapatkan di Jakarta tidak berhenti di ruang sidang dewan saja. Ia meminta para peserta Jambore Nasional ini menjadi agen perubahan saat kembali ke tanah rencong.
“Kami berharap pengalaman hari ini tidak berhenti sebagai kenangan selama mengikuti Jambore Nasional. Mereka bisa menceritakan dan membagikan pengalaman ini kepada teman-teman di Aceh. Dari sinilah wawasan kebangsaan dan semangat kepemimpinan terus tumbuh,” tutur Ampon Bang memungkasi penjelasannya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.