JAKARTA, JOURNALARTA.COM – PT Pertamina Patra Niaga telah melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi per 1 Agustus 2026. Kabar baik bagi pengendara, harga Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95 mengalami penurunan. Sementara itu, harga Pertalite dan Biosolar bersubsidi tetap stabil sesuai kebijakan pemerintah.
Penyesuaian ini terjadi seiring dengan tren penurunan harga minyak mentah global dan stabilnya nilai tukar rupiah. Konsumen diimbau untuk selalu memantau harga terbaru melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi Pertamina, mengingat harga nonsubsidi dapat bervariasi di setiap daerah karena adanya perbedaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).
Rincian Harga BBM Pertamina per 23 Agustus 2026
Berikut adalah daftar harga BBM Pertamina yang berlaku per Minggu, 23 Agustus 2026, khususnya untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT:
| Jenis BBM | Harga per Liter | Keterangan |
|---|---|---|
| Pertalite RON 90 | Rp10.000 | Subsidi – Tetap |
| Pertamax RON 92 | Rp15.950 | Turun Rp300 |
| Pertamax Green 95 | Rp16.600 | Turun Rp400 |
| Pertamax Turbo RON 98 | Rp18.300 | Turun Rp1.000 |
| Biosolar Subsidi CN 48 | Rp6.800 | Subsidi – Tetap |
| Dexlite CN 51 | Rp19.700 | Tetap |
| Pertamina Dex CN 53 | Rp21.150 | Tetap |
Perlu dicatat, harga Pertamax di Pertashop dapat lebih murah Rp100 per liter dibandingkan di SPBU. Sebagai contoh di Jawa Timur, Pertamax di SPBU seharga Rp16.250, sedangkan di Pertashop Rp16.150.
Variasi Harga BBM di Wilayah Lain
Harga BBM non-subsidi di berbagai daerah dapat berbeda karena adanya komponen PBBKB dan biaya distribusi. Berikut beberapa contoh harga di wilayah lain:
1. Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua
- Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur: Pertamax RON 92 seharga Rp16.300.
- Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan: Pertamax RON 92 seharga Rp16.650.
- Papua Barat & Papua Barat Daya: Pertamax RON 92 seharga Rp16.300.
- Pertamina Dex di Papua: Rp21.650.
2. Free Trade Zone Batam & Sabang
Wilayah ini menikmati harga yang lebih rendah karena bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN):
- Batam: Pertamax Rp15.150, Pertamax Turbo Rp17.400.
- Sabang: Pertamax Rp14.950.
3. Contoh Detail Jawa Timur
- Pertalite: Rp10.000
- Pertamax SPBU: Rp16.250
- Pertamax Pertashop: Rp16.150
- Pertamax Turbo: Rp19.300
- Dexlite: Rp19.700
Faktor Penyesuaian Harga
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini didasarkan pada tiga faktor utama: perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan daya beli masyarakat. Penurunan harga BBM non-subsidi kali ini dipengaruhi oleh tren pelemahan harga minyak global yang terjadi belakangan ini, serta nilai tukar rupiah yang cenderung stabil.
Untuk BBM bersubsidi, pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga agar tidak membebani masyarakat. Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.
Tips Menghemat Pengeluaran BBM
Meskipun ada penyesuaian harga, ada beberapa cara untuk tetap berhemat dalam penggunaan BBM:
- Isi di Pertashop: Jika tersedia di dekat Anda, Pertashop biasanya menawarkan Pertamax dengan harga lebih murah Rp100 per liter dibandingkan SPBU.
- Gunakan Aplikasi MyPertamina: Seringkali ada promo, cashback, atau poin reward yang bisa dimanfaatkan untuk mengurangi biaya.
- Periksa Tekanan Ban Secara Berkala: Ban dengan tekanan yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan konsumsi BBM hingga 3-5%.
- Hindari Jam Sibuk dan Kemacetan: Kondisi jalan macet dengan gaya berkendara stop-and-go dapat membuat konsumsi BBM jauh lebih boros.
Harga di atas berlaku mulai 1 Agustus 2026 pukul 00.00 WIB. Harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Pertamina dan Pemerintah. Untuk harga pasti di SPBU terdekat, konsumen dapat mengecek aplikasi MyPertamina.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.