Senin, 24 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

MrBeast Kekurangan Uang Meski Harta Tembus Rp2,6 Miliar

MrBeast kekurangan uang meski hartanya besar
MrBeast mengatakan sebagian besar uangnya kembali ke bisnis dan konten. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — MrBeast kekurangan uang, setidaknya menurut pengakuannya sendiri, meski kekayaannya diproyeksikan mencapai setidaknya $2.6 billion. Pengakuan itu muncul saat Donaldson berbicara kepada Wall Street Journal pada awal tahun ini dan kembali disorot Fortune pada artikel yang terbit 13 Januari 2026.

Di balik reputasinya sebagai salah satu kreator paling besar di dunia, Jimmy Donaldson justru bilang saldo pribadinya tidak setebal bayangan publik. Ia mengaku bahkan tidak punya cukup uang di rekening untuk membeli McDonald’s di pagi hari. Nada pengakuannya tajam. Singkat. Dan, buat banyak orang, cukup sulit dipercaya.

MrBeast kekurangan uang karena uang kembali ke bisnis

Donaldson menjelaskan bahwa ia menyimpan kurang dari $1 million untuk dirinya sendiri, meski memiliki lebih dari setengah Beast Industries, perusahaan bernilai $5 billion. Kekayaan itu juga ditopang oleh kesepakatan besar dengan Amazon, kanal YouTube yang sudah mencatat 137.5 billion tayangan seumur hidup, dan deretan usaha yang ia bangun dari nol.

Ia menyebut bisnis-bisnis itu mencakup merek cokelat Feastables, produk makanan kemasan Lunchly, MrBeast Burger yang hanya melayani pengambilan dan pengantaran, serta MrBeast LLC yang membantu memproduksi video viralnya. Dari aset-aset itu, kekayaannya diproyeksikan minimal $2.6 billion.

Tapi uang itu, menurut Donaldson, tidak diam di rekening pribadi. Ia bilang sebagian besar masuk lagi ke usaha yang ia jalankan. Bahkan, ia menulis di X bahwa tahun ini perusahaannya diperkirakan menghabiskan sekitar a quarter of a billion on content. Ia juga mengaku meminjam uang dari ibunya untuk membayar pernikahan yang akan datang.

Angka kekayaan tidak selalu berarti saldo tunai

Di sini letak cerita yang sering luput. Kekayaan bersih dan uang tunai bukan hal yang sama. Seseorang bisa tercatat sebagai miliarder di atas kertas, lalu tetap harus mengatur arus kas dengan ketat karena asetnya tertanam di perusahaan, valuasi bisnis, atau proyek yang terus diputar untuk tumbuh.

Donaldson sendiri mengakui itu. Ia berkata, “I’m borrowing money. That’s how little money I have,” kepada Wall Street Journal. Ia juga menegaskan, “Technically, everyone watching this video has more money than me in their bank account if you subtract the equity value of my company, which doesn’t buy me McDonald’s in the morning.”

Pengakuan seperti ini penting karena memperlihatkan bagaimana ekonomi kreator besar bekerja. Pendapatan besar belum tentu berubah jadi uang siap pakai. Bagi pembaca, cerita ini memberi gambaran bahwa valuasi, kepemilikan saham, dan uang tunai berjalan di jalur yang berbeda. Seorang kreator bisa tampak superkaya, lalu tetap memilih menahan pengeluaran supaya mesin bisnisnya terus berputar.

Fortune menyebut Donaldson memperoleh pendapatan tahunan $85 million antara April 2024 dan April 2025. Angka itu jauh di atas gaji rata-rata Amerika Serikat sebesar $64,220 per tahun yang juga dicantumkan dalam bahan sumber. Namun, penghasilan besar itu tidak otomatis membuat hidupnya bergelimang pengeluaran mewah.

Ia justru menegaskan fokusnya ada di pekerjaan. “I wake up, I just work…I’m just so busy working I don’t really think about my personal bank account,” kata Donaldson. Ia menambahkan bahwa dirinya “laser-focused on making the greatest videos as possible, and building the business as big as possible.”

Bukan cuma MrBeast, pola ini juga muncul di miliarder lain

Fenomena serupa ternyata muncul pada sejumlah pendiri perusahaan besar lain. Ben Francis, pendiri sekaligus CEO Gymshark, menyebut kekayaan bersih $1.3 billion miliknya hanya “all on paper”. Dalam podcast The SuperPower Podcast pada 2023, ia mengatakan, “People assume there is some bank balance with my name on it that has billions in which is just completely untrue. None of it is real.”

Francis juga mengingatkan bahwa nilai kekayaan bisa berubah cepat. Ia menyebut nilainya bisa naik dua kali lipat atau turun separuh, tergantung performa aset dan kompetisi industri. Pesannya sederhana. Jangan menempelkan harga diri pada angka di laporan kekayaan.

Lucy Guo, salah satu pendiri Scale AI, memilih cara hidup yang lebih hemat meski memegang saham senilai $1.3 billion. Ia terbang komersial, mengendarai Honda Civic lama, memakai pakaian Shein, dan memanfaatkan meal deals untuk harga terbaik. Kepada Fortune, ia berkata, “act broke, stay rich.”

Bagi MrBeast, pilihan itu tampaknya bukan gaya hidup semata, melainkan strategi bisnis. Selama uang terus kembali ke konten, perusahaan, dan proyek yang ia bangun, saldo pribadi bukan pusat cerita. Dan dari pengakuannya sendiri, justru di situlah letak perbedaannya: miliarder di kertas, tapi tetap menghitung uang untuk hal yang paling sehari-hari.

“I have negative money right now,” ujar Donaldson. Kalimat itu terdengar aneh untuk seorang miliarder. Tapi justru di situ inti ceritanya.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 24 Agustus 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir