Tahapan ini merupakan filter akhir. Tanpa restu parlemen, penunjukan gubernur BI tidak bisa melangkah ke tahap pelantikan. Publik pun menanti bagaimana Destry akan memaparkan strategi kebijakan moneter Indonesia di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks dan dinamis.
Namun, di balik penunjukan sosok Gubernur BI, masih ada satu teka-teki yang sengaja belum dibuka ke publik. Pemerintah hingga saat ini masih menutup rapat siapa kandidat yang bakal mengisi kursi Deputi Gubernur Senior BI yang ditinggalkan Destry jika nanti terpilih sebagai gubernur. Prasetyo Hadi memilih untuk tidak mendahului proses yang berjalan.
Prasetyo menegaskan bahwa urusan nama calon Deputi Gubernur Senior akan diserahkan sepenuhnya melalui mekanisme yang berlaku. Dia enggan berspekulasi atau membocorkan nama di depan media. “Kita tunggu dari, biar DPR yang menyampaikan. Saya sudah janji untuk tidak menyampaikan,” katanya singkat.
Langkah ini diambil untuk menjaga proses seleksi tetap sesuai dengan prosedur dan etika politik yang ada.
Kini semua mata tertuju pada Selasa depan. Di ruang rapat Komisi XI, nasib kebijakan moneter RI satu periode ke depan akan diuji. Destry harus menjawab tantangan para legislator untuk memastikan bahwa Bank Indonesia tetap menjadi benteng ekonomi yang kredibel dan bisa diandalkan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.