Selasa, 25 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Park Eun-bin Cerita KCON dan Cara Memilih Peran di Spooky in Love

Park Eun-bin Cerita KCON dan Cara Memilih Peran di Spooky in Love
Park Eun-bin Cerita KCON dan Cara Memilih Peran di Spooky in Love

JAKARTA — Park Eun-bin kembali jadi pusat perhatian lewat cerita seputar KCON LA dan drama terbarunya, Spooky in Love. Dalam wawancara eksklusif, aktris Korea Selatan itu mengaku terkejut melihat sambutan hangat penggemar di ajang yang digelar pada 14-16 Agustus di Los Angeles Convention Center dan Crypto.com Arena.

Park hadir sebagai salah satu messengers of K-culture di KCON LA 2026. Ia datang lebih awal, menyusuri festival sehari sebelum jadwal tampilnya, lalu menyaksikan sendiri energi penonton yang menurutnya sangat kuat. “The energy was really, really incredible,” kata Park dalam bahasa Korea, sambil menegaskan betapa riuhnya suasana di lokasi.

Park Eun-bin di KCON LA dan respons penonton Barat

Di hari kedua KCON LA, Park sempat singgah ke K-Story Zone dan bertemu para penggemar yang datang untuk mendengar cerita di balik Spooky in Love. Drama itu baru saja menuntaskan penayangan pada Minggu. Momen tersebut sekaligus memperlihatkan seberapa jauh jangkauan nama Park setelah Extraordinary Attorney Woo meledak secara global.

Ia mengaku terkejut melihat banyak penonton Barat duduk di hadapannya. Bukan hanya hadir, mereka juga membawa barang-barang yang menurutnya hanya akan dimiliki penggemar setia. “I was amazed because there were so many Westerners sitting there,” kata Park.

“I kept wondering, ‘How do they all know and like me?’ They even had dolls and other things that only my fans would be interested in, so that was fascinating.”

Reaksi itu terasa masuk akal. Extraordinary Attorney Woo melambungkan Park sebagai pengacara jenius dengan autisme yang memecahkan kasus-kasus rumit lewat cara berpikir yang berbeda. Serial itu juga sempat menjadi judul paling banyak ditonton di Netflix secara global selama sebagian masa penayangannya dan masuk nominasi International Emmy serta Critics’ Choice Award.

Cara Park Eun-bin memilih peran

Park dikenal berani memainkan karakter yang tak biasa. Sepanjang kariernya, ia sudah tampil dalam lebih dari 60 film dan drama Korea. Dari aktris cilik di Glass Slippers dan Guardian Angel, ia berkembang menjadi salah satu nama paling dikenal di Korea Selatan.

Namun Park menolak disebut sekadar mengejar tantangan. Baginya, peran yang ia ambil biasanya adalah proyek yang ia rasa masih sanggup ia tangani. Ia memilih bergerak dengan kepala dingin. “If you think, ‘This is a challenge,’ it can feel grand and intimidating,” kata Park.

“I didn’t want to shrink or hold myself back at the idea of something being a ‘challenge.’ So I approached things with a more relaxed mindset, and as a result, I think I ended up doing quite a few unusual projects.”

Ada satu pengecualian besar. Extraordinary Attorney Woo, katanya, benar-benar terasa seperti tantangan yang sempat ingin ia hindari. “That one really was a challenge! A challenge that I didn’t want to take on,” ujarnya sambil tertawa.

Park bahkan menolak tawaran itu dua kali. Ia menyebut naskah serial tersebut sangat bagus, tetapi merasa belum bisa memikul tanggung jawabnya. Baru setelah sang sutradara dan penulis, yang ia percaya penuh, meyakinkannya bahwa beban itu akan dibagi bersama, ia luluh. “If somebody has to do this, maybe I should give it a try,” kata Park.

Bagi industri hiburan Korea, pola kerja seperti ini penting. Nama besar memang sering datang dari satu peran yang meledak, tetapi Park menunjukkan bahwa pemilihan proyek tetap jadi kunci. Ia tidak ingin penonton mengira dirinya hanya tertarik pada karakter berat atau penuh tekanan.

Setiap proyek, baginya, harus memberi warna baru. Dan Spooky in Love menjadi salah satu cara untuk bergerak ke arah itu.

Spooky in Love dan pelajaran yang didapat Park Eun-bin

Syuting Spooky in Love ternyata memakan waktu lebih lama dari perkiraannya. Untuk 12 episode, proses produksi berjalan sekitar tujuh bulan. Park menyebut durasi itu terasa panjang karena di masa lalu, waktu serupa biasanya dipakai untuk drama 16 episode.

Ia juga mengira proyek ini akan menjadi rom-com ringan. Kenyataannya beda jauh. Drama itu punya banyak elemen genre dan sejumlah adegan aksi. “It ended up being a project with many different aspects to it, so it was harder than I’d anticipated,” ujarnya.

Kondisi itu justru membuat Park belajar banyak tentang dirinya sendiri. Salah satunya, ia jadi lebih paham jenis cerita yang benar-benar menarik perhatiannya.

Ia sempat ingin membuat proyek yang fokus utamanya adalah romansa, tetapi Spooky in Love malah menghadirkan cinta sebagai satu bagian dari banyak lapisan cerita. Dari situ, ia mulai bertanya apakah dirinya justru lebih menyukai romansa yang dirangkai bersama genre lain.

Di Spooky in Love, Park memerankan Cheon Yeo-ri, pewaris konglomerat yang juga membawa energi karakter yang tidak sederhana. Ia menyebut serial ini memberi ruang untuk menunjukkan sisi yang berbeda dari dirinya, terutama jika dibandingkan dengan The Wonderfools. Artinya, penonton tak hanya melihat satu wajah Park Eun-bin yang itu-itu saja.

Lawan mainnya, Yang Se-jong, juga memberi warna tersendiri lewat sisi komedi yang ia bawa ke lokasi syuting. Park mengaku proses itu ikut membentuk dinamika yang lebih hidup. Di ujung cerita, yang tersisa bukan cuma drama romantis atau ketegangan adegan aksi, melainkan jejak perjalanan seorang aktris yang terus menguji batas tanpa kehilangan kontrol atas pilihannya.

“The script was so good,” kata Park soal proyek yang sempat ia tolak itu. Kalimat itu terdengar sederhana, tapi justru di sanalah keputusan besarnya dimulai.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 25 Agustus 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir