Kamis, 27 Agustus 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Destry Damayanti Jalani Uji Kelayakan Calon Gubernur Bank Indonesia

Ujian kepatutan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia di Komisi XI DPR
Destry Damayanti menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI DPR RI, Rabu (26/8), untuk posisi calon Gubernur Bank Indonesia. (Ilustrasi: AI)

Kursi pimpinan tertinggi di Bank Indonesia kini di depan mata bagi Destry Damayanti. Ia hadir di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (26/8), untuk menjalani ujian paling menentukan dalam karier birokrasinya: uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia yang diajukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ruang rapat Komisi XI DPR RI mendadak senyap saat Destry memaparkan visi-misinya di hadapan para wakil rakyat. Ketua Komisi XI, Mukhamad Misbakhun, memimpin langsung jalannya Rapat Dengar Pendapat Umum tersebut. Suasana cukup intens. Setiap kata yang keluar dari mulut Destry disimak dengan saksama oleh anggota komisi yang memegang kendali atas nasib pencalonannya.

Ujian Berat di Komisi XI

Proses ini bukan sekadar formalitas administratif. Anggota dewan mencecar Destry dengan berbagai pertanyaan tajam terkait arah kebijakan moneter ke depan. Mereka menggali integritas, rekam jejak, hingga strategi konkret Destry dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Bank sentral bukan tempat untuk orang yang coba-coba.

Destry berdiri sendiri di depan meja sidang. Sebagai calon tunggal, tidak ada kandidat lain yang menyaingi posisinya. Pilihan Presiden Prabowo ini memberikan sinyal kuat bahwa pemerintah memercayakan kursi pimpinan BI kepada figur yang sudah punya jam terbang panjang di sektor keuangan. Prabowo jelas tidak ingin mengambil risiko dengan menunjuk sosok yang belum teruji di medan ekonomi makro.

Tugas di Bank Indonesia memang tidak ringan. Di pundak Gubernur BI nantinya, tanggung jawab mengelola cadangan devisa dan menjaga kurs rupiah tetap stabil di tengah ketidakpastian pasar global menjadi beban yang tak terelakkan. Belum lagi tantangan memacu pertumbuhan ekonomi nasional agar sesuai dengan target yang dipatok pemerintah pusat.

Destry tampak tenang menghadapi berondongan pertanyaan. Ia menjawab satu per satu dengan tenang. Fokusnya tetap pada efektivitas kebijakan moneter yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat dan keberlangsungan dunia usaha. Bank sentral, menurutnya, harus menjadi jangkar yang kokoh saat badai ekonomi menerjang.

Menanti Keputusan Akhir

Setelah sesi tanya jawab rampung, Komisi XI akan segera melakukan penilaian. Hasil dari uji kepatutan ini menjadi penentu utama. Jika lolos, rekomendasi akan diteruskan ke pimpinan DPR RI untuk kemudian diserahkan kepada Presiden sebagai landasan penetapan final.

Bagi pasar dan pelaku ekonomi, sosok Gubernur BI yang baru akan sangat menentukan arah investasi. Kepercayaan investor sering kali bergantung pada siapa yang duduk di kursi pucuk pimpinan bank sentral. Apakah ia sosok yang konservatif, atau justru berani melakukan terobosan kebijakan yang radikal?

Destry Damayanti sadar sepenuhnya akan ekspektasi ini. Ia berkali-kali menekankan pentingnya sinergi antara bank sentral dan pemerintah dalam mengarungi dinamika ekonomi tahun depan. Jangan sampai kebijakan moneter yang diambil malah berbenturan dengan kebijakan fiskal yang disusun kabinet.

DPR sendiri tidak ingin terburu-buru memberikan penilaian. Meski hanya ada satu calon, prosedur tetap dijalankan sesuai aturan main yang berlaku di Senayan. Transparansi proses ini diklaim menjadi prioritas agar masyarakat tahu siapa sosok yang bakal mengendalikan arah kebijakan moneter Indonesia ke depan.

Kini, publik tinggal menunggu ketuk palu dari Senayan. Keputusan besok akan menjadi penanda baru bagi arah kebijakan moneter nasional di bawah komando yang baru. Destry Damayanti baru saja menuntaskan bagian paling krusial dari perjalanan panjang menuju jabatan Gubernur Bank Indonesia.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda