Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Raja Norwegia Harald V Wafat, Pangeran Haakon & Putri Mette-Marit Naik Takhta

Raja Norwegia Harald V wafat di Oslo
Lilin dan bunga di Oslo mengiringi wafatnya Raja Norwegia Harald V. (Ilustrasi: AI)

Pasangan ini dikaruniai dua anak, Ingrid Alexandra dan Sverre Magnus. Di sisi lain, Haakon juga disebut BBC punya karakter yang berbeda dari mendiang ayahnya. Harald dikenal karismatik dan jenaka, sedangkan Haakon cenderung tertutup dan pendiam seperti ibunya, Ratu Sonja.

Sejarawan Trond Noren Isaksen mengatakan, “Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ia (Haakon) sedikit lebih rileks dan lebih terbuka, serta menunjukkan sisi jenakanya. Dia menanggung beban tanggung jawab besar selama bertahun-tahun, mengingat orang tuanya terus bertambah tua dan istrinya sakit,” kata sejarawan Trond Noren Isaksen.

Kutipan itu memberi gambaran lain soal transisi ini. Haakon bukan datang sebagai wajah baru yang tiba-tiba muncul, melainkan sosok yang sudah lama memikul tugas kerajaan di belakang layar. Kini beban itu resmi berpindah penuh kepadanya.

Perhatian publik juga tertuju pada kondisi Mette-Marit

Peralihan takhta terjadi saat Mette-Marit masih berjuang melawan pulmonary fibrosis. Ia didiagnosis pada 2018, penyakit yang membuat paru-parunya terluka dan meninggalkan jaringan parut sehingga bernapas menjadi lebih sulit. Pada Juni 2026, ia menjalani transplantasi paru-paru.

Di Oslo, kabar wafatnya Harald V juga memunculkan duka publik. Liputan6 melaporkan ribuan warga berkumpul di Palace Square Oslo, meletakkan lilin dan bunga di sekitar Istana Kerajaan Norwegia sebagai bentuk penghormatan. CNN Indonesia Internasional juga menyebut Istana Oslo memasang bendera setengah tiang.

Bagi Norwegia, hari ini bukan sekadar akhir sebuah masa pemerintahan. Ini juga awal babak baru untuk keluarga kerajaan yang kini harus memimpin di tengah sorotan publik, pemulihan kesehatan Mette-Marit, dan tanggung jawab besar yang resmi jatuh ke tangan Haakon.

“Dia menanggung beban tanggung jawab besar selama bertahun-tahun,” kata sejarawan Trond Noren Isaksen.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda