Korban, orang hilang, dan dampak ke jalur perbatasan
Angka korban juga terus bergerak. Pada Sabtu (29/8), AFP melaporkan otoritas Nepal mencatat setidaknya 579 orang tewas, sementara China melaporkan 5 korban jiwa. Total korban tewas di kedua sisi perbatasan mencapai sedikitnya 584 orang.
Otoritas Nepal kemudian menaikkan jumlah orang hilang menjadi 1.924 jiwa. Dari sisi China, data terbaru yang dikutip pada Kamis mencatat 558 orang hilang. Dengan demikian, total orang hilang di dua negara mencapai 2.482 orang. Di antara mereka terdapat 517 warga negara asing dan 933 pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air di sungai-sungai tersebut.
Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah menyebut tingkat trauma akibat bencana ini “luar biasa”. Kepala delegasi untuk Nepal, David Fisher, mengatakan jalan dan jembatan rusak, sementara jaringan seluler dan listrik terputus di sejumlah wilayah.
“Akibat rusaknya jalan dan jembatan serta terputusnya jaringan seluler dan aliran listrik, kami belum dapat menjangkau beberapa wilayah yang paling parah terdampak,” ujar David Fisher. Ia menambahkan, “Trauma akibat peristiwa ini sangat luar biasa.”
Pencarian di Himalaya masih berjalan
Tim penyelamat di wilayah otonom Tibet, China, telah mencapai lokasi utama yang hancur akibat longsor. Xinhua menyebut enam anggota tim tanggap darurat dari Korps Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tibet serta 15 anggota dan seekor anjing pelacak dari Sichuan tiba pada pukul 16.30 waktu setempat, 28 Agustus, sebagai tim profesional pertama yang mencapai titik utama penyelamatan.
Di sisi lain, perubahan iklim kembali jadi latar besar di balik bencana ini. AFP menyebut pencairan gletser di seluruh dunia meningkatkan risiko banjir danau glasial dan runtuhnya gletser. Dalam kasus Nepal-China, ancaman itu belum selesai karena danau bentukan longsor masih menahan air dalam jumlah besar.
Soal keselamatan warga dan relawan, otoritas Nepal sudah mengambil posisi tegas. “Warga di bantaran yang lebih rendah…
para penumpang, petugas penyelamat yang terlibat dalam operasi penyelamatan, dan semua pihak terkait diminta untuk sangat berhati-hati dan tetap berada di tempat yang aman, jauh dari bantaran sungai dan area-area yang berisiko,” demikian bunyi peringatan otoritas Nepal pada Kamis (27/8) tersebut.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.