Senin, 31 Agustus 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Tetangga Ungkap Bambang Setiawan Korban Pejompongan Jarang Ikut Demo

Suasana kawasan Pejompongan Jakarta Pusat tempat Bambang Setiawan tinggal dan menjalankan usaha toko cermin
Pejompongan, Jakarta Pusat, lokasi tempat Bambang Setiawan (60) tinggal sebelum meninggal dalam kerusuhan 27 Agustus 2026. (Ilustrasi: AI)

Pagi itu, Kamis 27 Agustus 2026, Bambang Setiawan masih sempat bercanda dengan tetangganya soal belanjaan rumah tangga yang baru ia beli. Tak ada raut wajah politisi atau penggerak massa, hanya seorang pria berusia 60 tahun yang sibuk mengurus kebutuhan dapur bersama istrinya.

Namun, suasana berubah drastis saat malam menyapa. Bambang yang lahir pada tahun 1966 tersebut meregang nyawa di tengah kerusuhan pecah di depan Gedung DPR/MPR RI. Kepergiannya meninggalkan tanda tanya besar bagi orang-orang terdekatnya, terutama mengingat rekam jejak Bambang yang jauh dari hingar-bingar aksi jalanan.

Bukan Tipe Pengunjuk Rasa

Joni, pemilik kontrakan tempat Bambang menjalankan usaha toko cermin, mengaku terkejut dengan kabar duka tersebut. Selama bertahun-tahun ia mengamati keseharian mendiang di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Baginya, Bambang adalah pria yang tenang dan fokus pada pekerjaannya.

“Kalau buat ikut-ikutan aksi demo, rasanya nggak mungkin banget. Namanya juga sudah usia begitu, kelahiran ’66. Ya, masa iya mau ikut-ikutan turun ke jalan buat yang begitu?” ujar Joni saat ditemui awak media pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Keseharian Bambang memang sangat kontras dengan gambaran peserta unjuk rasa yang kerap berakhir ricuh. Toko cermin miliknya menjadi saksi bisu pria itu menghabiskan hari-hari dengan jujur. Joni menegaskan, tidak ada gelagat aneh atau ketertarikan berlebih dari Bambang terhadap gejolak politik nasional yang panas akhir-akhir ini.

Sosok Pekerja Keras yang Gemar Membantu

Di mata warga sekitar, Bambang bukanlah sosok penyendiri. Ia justru dikenal sebagai orang yang sangat hangat dan mudah berbaur. Tak pernah ada keluhan dari tetangga terkait perilaku pria tersebut. Ia selalu berusaha ada saat lingkungannya membutuhkan tangan dinginnya.

“Orangnya baik kok. Nggak macam-macam, nggak aneh-aneh. Kalau ada apa-apa di lingkungan, dia selalu hadir,” kenang Joni. Kedekatan Bambang dengan tetangga terjalin erat, mulai dari acara formal seperti rapat warga hingga kegiatan spontan saat ada musibah yang menimpa warga lain.

Kehadiran Bambang dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI pun selalu konsisten. Ia sering terlibat dalam kepanitiaan lomba maupun kerja bakti. Bagi warga Pejompongan, kehilangan Bambang bukan sekadar kehilangan seorang pedagang cermin, melainkan kehilangan figur warga yang memiliki kepedulian sosial tinggi.

Bercanda Terakhir Sebelum Tragedi

Ingatan Joni kembali ke momen Kamis siang, beberapa jam sebelum kerusuhan pecah di area parlemen. Saat itu, ia melihat Bambang baru saja pulang belanja perlengkapan dapur bersama istrinya. Mereka membawa kompor baru beserta selang gasnya.

Melihat belanjaan itu, sejumlah warga yang sedang berkumpul pun sempat meledek Bambang. “Wuih, borong nih, Pak Bambang!” ujar salah satu pemuda di sana. Bambang hanya merespons dengan tawa khasnya, meladeni candaan tetangga dengan santai.

Siapa sangka, tawa itu menjadi interaksi terakhir mereka. Tidak ada firasat buruk yang muncul kala itu. Bambang terlihat seperti warga biasa yang hanya ingin memastikan kompor di rumahnya berfungsi baik untuk memasak bersama istri tercinta.

Kini, pihak keluarga dan tetangga hanya bisa meratapi kepergian Bambang yang terasa sangat mendadak. Investigasi terkait peristiwa malam itu masih terus berjalan, namun bagi orang-orang yang mengenalnya di Pejompongan, kenyataan bahwa Bambang tewas di tengah kerusuhan tetap terasa ganjil.

Mereka mengenang Bambang sebagai pria yang lebih memilih menghabiskan waktu di toko cerminnya daripada harus berdesakan di tengah kerumunan massa yang penuh ketegangan.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 31 Agustus 2026: Cara Cek NIK KTP Online