Kamis, 3 September 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Sanksi Iran, Witkoff Bertemu Pejabat Kuat UEA di Sardinia

Witkoff dan sanksi Iran dibahas di meja diplomatik
Pertemuan Steve Witkoff dengan pejabat UEA berlangsung saat AS memperluas tekanan ekonomi terhadap Iran. (Ilustrasi: AI)

UEA menghentikan seluruh transaksi dengan Iran

Beberapa hari sebelum pengumuman sanksi dari pemerintahan Trump, UEA memutuskan menghentikan seluruh perdagangan, pertukaran komersial, dan transaksi keuangan dengan Iran. Langkah ini tergolong dramatis karena UEA, terutama Dubai, lama menjadi pusat perdagangan dan re-ekspor utama bagi Iran.

Perdagangan kedua negara pada 2024 mencapai $28 billion. Angka itu menunjukkan betapa rapatnya hubungan ekonomi yang kini mulai diputus secara sengaja oleh Abu Dhabi.

Sumber kedua yang mengetahui persoalan itu mengatakan pejabat Emirat telah memberi tahu pemerintah Trump bahwa tekanan ekonomi terhadap Iran hanya akan efektif jika semua negara kunci yang masih berdagang dengan Teheran ikut dilibatkan.

Di balik layar, keputusan UEA tidak lahir semata karena ancaman sanksi sekunder AS. Dua sumber menyebut faktor keamanan ikut memanaskan situasi.

Pada 11 Agustus, delegasi Iran datang ke Abu Dhabi untuk pembicaraan diplomatik tingkat rendah dengan pejabat UEA. Dalam pertemuan itu, sumber mengatakan pihak Iran menyatakan ingin meredakan ketegangan dan memperbaiki hubungan, setelah sebelumnya Iran menembakkan ribuan rudal dan drone ke UEA selama perang.

Iran bahkan meminta bantuan untuk mengamankan pangan dan obat-obatan, serta mendesak Emirat agar tidak bekerja sama dengan sanksi AS. Permintaan itu langsung ditolak, menurut sumber.

Namun dalam beberapa hari berikutnya, IRGC meningkatkan serangan terhadap tanker milik perusahaan minyak nasional UEA yang mencoba melintasi Selat Hormuz. Emosi pejabat Emirat memuncak. Mereka lalu memutuskan menangguhkan seluruh bisnis dengan Iran.

Tekanan diplomatik AS meluas

Pergerakan Washington belum berhenti di Abu Dhabi. Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menginstruksikan seluruh kedutaan AS di dunia untuk mengirimkan demarche diplomatik resmi soal Operation Economic Outcast ke tingkat tertinggi pemerintahan negara tuan rumah.

Kedutaan AS diperintahkan meminta negara-negara itu “segera dan secara sistematis” memutus seluruh perdagangan dengan Iran serta mengidentifikasi aktivitas bisnis ilegal Iran. Pesan itu juga menegaskan bahwa negara, perusahaan, dan individu yang tetap berbisnis dengan Iran berisiko terkena sanksi dan diputus dari sistem dolar.

Seorang pejabat mengatakan pesan khusus dikirim ke pos diplomatik AS di Abu Dhabi, Muscat, Hong Kong, Doha, London, Berlin, dan beberapa ibu kota di Asia Tengah. Instruksi itu mencakup permintaan agar pemerintah tuan rumah menutup seluruh cabang bank Melli dan Saderat milik Iran yang berafiliasi dengan IRGC.

Di Washington, pemerintah Trump kini menyiapkan satuan tugas antarlembaga untuk mengoordinasikan penerapan dan penegakan kampanye tekanan ekonomi terhadap Iran. Langkah ini menandai fase yang lebih keras, dan negara-negara yang masih memiliki hubungan dagang dengan Iran kemungkinan akan ikut terseret ke barisan berikutnya.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda