Jumat, 4 September 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Harga Keekonomian Pertamax Diperkirakan Rp16.800 per Liter

Harga Keekonomian Pertamax Diperkirakan Rp16.800 per Liter
Harga Keekonomian Pertamax Diperkirakan Rp16.800 per Liter

Dompet warga Jakarta dan sekitarnya mungkin bisa sedikit bernapas lega untuk sementara waktu. PT Pertamina memilih untuk tidak mengutak-atik harga Pertamax, meski hitungan di atas kertas menunjukkan angka yang jauh lebih tinggi. Saat ini, Pertamax masih dijual di SPBU dengan banderol Rp15.950 per liter.

Padahal, kenyataan di lapangan berkata lain. Estimasi harga keekonomian bahan bakar dengan RON 92 ini sebenarnya menyentuh kisaran Rp16.700 hingga Rp16.800 per liter. Artinya, ada selisih yang lumayan besar antara harga yang dibayar konsumen dengan biaya operasional sebenarnya.

Beban Ekonomi yang Ditahan

Ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, membedah hitungan tersebut. Menurutnya, kesenjangan antara harga jual saat ini dengan nilai keekonomian mencapai angka Rp750 sampai Rp900 per liter. Angka ini adalah potret beban ekonomi yang belum dibebankan langsung kepada konsumen pengguna Pertamax.

Penentuan harga keekonomian ini bukanlah hasil tebak-tebakan. Ada deretan variabel rumit yang harus dihitung Pertamina setiap saat. Mulai dari pergerakan harga minyak mentah dunia yang sering berubah-ubah, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, hingga ongkos distribusi dan penyimpanan BBM ke seluruh pelosok negeri. Belum lagi margin keuntungan dan pajak yang harus disetorkan ke negara.

Pemerintah dan Pertamina tentu punya alasan kuat memilih untuk menahan harga. Di awal September ini, mereka tampak ingin menjaga napas daya beli masyarakat agar tidak tercekik kenaikan harga barang pokok. Yusuf melihat langkah ini sebagai pilihan sadar untuk meredam gejolak sosial.

Bagi korporasi sekelas Pertamina, kondisi ini sebenarnya masih bisa dikelola dalam jangka pendek. Apalagi, mereka tidak menahan semua harga BBM nonsubsidi. Ada produk lain yang sudah disesuaikan nilainya lebih dulu sejak awal bulan ini.

Dinamika BBM Nonsubsidi Lainnya

Memang, tidak semua produk BBM dibiarkan stagnan. Pertamina justru menaikkan harga pada jenis BBM lain seperti Dexlite dan Pertamina Dex. Per 1 September 2026, harga Dexlite melonjak dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter. Begitu pula dengan Pertamina Dex yang naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter khusus di wilayah Jabodetabek.

Penyesuaian harga pada dua produk tersebut memberikan semacam bantalan bagi struktur keuangan perusahaan secara keseluruhan. Ini menjadi strategi taktis Pertamina agar tidak terlalu limbung saat menahan harga Pertamax yang porsi konsumsinya jauh lebih masif di kalangan pengguna kendaraan roda empat.

Risiko Jangka Panjang

Tetap saja, strategi menahan harga punya batas kedaluwarsa. Kalau kebijakan ini terus-menerus dipertahankan dalam durasi panjang, risiko bagi kesehatan keuangan Pertamina tidak bisa disepelekan. Tekanan pada margin keuntungan, terganggunya arus kas, hingga potensi penyusutan laba bisa menjadi konsekuensi nyata.

Ujung dari semua itu adalah ruang gerak investasi perusahaan. Pertamina punya tanggung jawab besar untuk mengembangkan sektor hulu serta menggenjot operasional kilang minyak agar tetap modern. Jika dana hasil penjualan terus tergerus untuk menutupi selisih harga, dana untuk pengembangan infrastruktur energi di masa depan berisiko tersendat.

Yusuf mengingatkan bahwa saat ini Pertamina sedang berjalan di atas tali tipis. Mereka dipaksa menyeimbangkan antara beban biaya perusahaan yang membengkak dengan tuntutan stabilitas ekonomi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Keputusan hari ini adalah cerminan dari pilihan sulit tersebut, di mana stabilitas harga diprioritaskan demi meredam tekanan biaya hidup yang dirasakan masyarakat banyak.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair