Sabtu, 5 September 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Jet Qatar Trump Dipakai ke Irlandia Meski Ada Kekhawatiran

Jet Qatar Trump bersiap dipakai untuk perjalanan ke Irlandia
Pesawat hadiah Qatar yang akan dipakai Trump ke Irlandia memunculkan pertanyaan soal keamanan penerbangan presiden. (Ilustrasi: AI)

WASHINGTON — Jet Qatar Trump akan dipakai untuk perjalanan ke Irlandia pekan depan, meski pertanyaan soal keamanan pesawat itu belum terjawab sepenuhnya. Menurut pejabat senior pemerintahan yang dikutip The Washington Post, ini akan menjadi kali pertama Boeing hadiah dari Qatar itu meninggalkan Amerika Serikat sejak kekhawatiran muncul soal kemampuannya melindungi presiden dari serangan.

Keputusan itu datang beberapa pekan setelah Trump menyebut pesawat tersebut akan diparkir sekitar sebulan untuk menjalani peningkatan keamanan yang tidak dirinci. Namun rencana terbaru menunjukkan pesawat itu tetap dipakai sebelum semua pekerjaan yang dibahas pemerintah rampung.

Pesawat hadiah Qatar kembali dipakai

Di laporan The Independent, Trump disebut berencana terbang ke Irlandia pada 12 dan 13 September menggunakan Boeing 747 yang dihadiahkan Qatar. Jika itu terjadi, perjalanan ini akan menjadi penerbangan internasional pertama pesawat itu sejak isu keamanan mencuat.

Nama pesawat ini memang sudah lama jadi bahan perdebatan. The Independent menyebut nilainya $400 million, sedangkan The Guardian dan The Washington Post sama-sama menyorot satu hal yang lebih sensitif: apakah pesawat tersebut cukup aman dipakai untuk membawa presiden Amerika Serikat.

Masalah itu bukan muncul tiba-tiba. Pada perjalanan Juli, Trump dipindahkan ke pesawat lain setelah pejabat mendapat informasi soal kemungkinan ancaman dari Iran. Informasi itu membuat jawaban atas kesiapan pertahanan pesawat hadiah Qatar belum benar-benar tuntas. Singkat. Belum selesai.

Ancaman Iran dan keputusan Gedung Putih

The Independent melaporkan, pejabat administrasi senior mengatakan pemerintah biasanya tidak membahas detail modifikasi atau pembaruan pada Air Force One. Mereka menegaskan pendekatan yang dipakai tetap diarahkan agar presiden memiliki kemampuan yang aman, terlindungi, dan andal.

Trump sendiri, menurut laporan yang sama, sempat menyebut pesawat itu akan dimaksimalkan. Ia mengatakan dari sisi interior dan mesin, pesawat itu sudah terbaik, tetapi proses untuk membuatnya benar-benar siap untuk melintas ke wilayah mana pun akan memakan waktu sekitar 60 days dan dijadwalkan dikirim pada October untuk pekerjaan maksimum.

Di saat yang sama, The Washington Post menyebut pekerjaan pada jet Qatar itu baru akan dimulai pada musim gugur dan diperkirakan memakan waktu sekitar satu month. Pejabat belum menjelaskan kapan tepatnya pengerjaan dimulai, dan ada kemungkinan jadwalnya mundur sampai setelah pemilu sela November, menurut laporan itu.

Kenapa ini penting

Bagi pembaca di luar lingkaran politik Washington, cerita ini penting karena menyangkut dua hal sekaligus: keamanan kepala negara dan cara Gedung Putih mengelola aset yang menyedot perhatian publik. Kalau pesawat itu dipakai lebih cepat dari rencana peningkatan, pertanyaan soal kesiapan teknisnya ikut terbawa ke perjalanan resmi berikutnya.

Di titik ini, isu utamanya bukan cuma soal siapa yang memberi pesawat. Yang lebih tajam adalah apakah kendaraan udara itu sudah cukup aman untuk misi presiden dalam situasi ancaman yang disebut sudah pernah muncul sebelumnya. Dan selama pemerintah belum membuka detail pembaruan, spekulasi soal perlindungan pesawat akan terus mengikuti setiap jadwal terbangnya.

The Independent juga melaporkan pesawat itu pada akhirnya akan dipindahkan ke perpustakaan kepresidenan Trump setelah ia meninggalkan jabatan pada Januari 2029. Trump bahkan mengatakan pada Jumat bahwa pesawat itu mungkin akan masuk museum, meski ia belum membuat keputusan final.

Jadwal ke Irlandia kini jadi ujian pertama. Bukan soal kenyamanan kabin. Soal keamanan, justru di situ letak tekanannya.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda