Apartemen Pavilion di Jalan KH Mas Mansyur, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, terbakar pada Jumat, 4 September 2026. Api muncul di Tower 3, tepatnya di lantai 5, dan petugas pemadam kebakaran masih menyisir bangunan untuk memastikan tidak ada penghuni yang tertinggal di dalam.
Situasi di lokasi sempat kacau. Asap tebal terlihat sekitar pukul 11.00 WIB, lalu laporan warga masuk ke pusat komando Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta pada 11.23 WIB. Petugas tiba enam menit kemudian dan langsung memulai pemadaman. Bagi penghuni, hitungan menit itu terasa panjang. Sangat panjang.
Warga panik, penghuni masih disisir
Salah satu penghuni, Irwan Lubis, mengatakan ia mendapat kabar lewat grup chat Persatuan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPRS) sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, ia tidak berada di unit. Ia langsung menuju lokasi setelah menerima informasi dari sesama penghuni.
Irwan menyebut api pertama kali tampak dari panel kabel di lantai 5. Ia menduga sumber kebakaran berkaitan dengan sistem kelistrikan gedung, bukan dari unit penghuni. “Intinya bukan karena penghuni,” kata Irwan saat ditemui di lokasi. Dugaan itu juga selaras dengan keterangan awal yang menyebut objek yang terbakar berada di shaft kabel lantai lima.
Sampai petang, proses evakuasi belum benar-benar tuntas. Irwan menyebut masih ada tiga orang yang dievakuasi petugas. Ia juga menyebut sekitar 25 sampai 30 penghuni sudah berhasil dikeluarkan dari bangunan, sementara 10 orang dilarikan ke rumah sakit. “Nggak ada korban jiwa, alhamdulillah,” ujarnya.
Api lokalisir, 115 personel dikerahkan
Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 21 hingga 23 unit mobil pemadam dengan total 115 personel untuk menangani kejadian itu. Petugas mulai operasi pemadaman sekitar pukul 11.30 WIB dan berhasil melokalisir api pada 11.36 WIB. Meski api cepat dibatasi, penyisiran tetap berjalan karena petugas harus memastikan seluruh penghuni aman.
Laporan resmi Command Center menyebut fokus penanganan berada di lantai 5. Dari data lapangan, api tidak berasal dari unit hunian, melainkan bagian jaringan transmisi listrik gedung. Itulah titik yang membuat petugas bergerak cepat ke area dalam tower. Satu ruangan aman, yang lain belum tentu. Maka penyisiran jadi pekerjaan utama.
Isu listrik gedung jadi perhatian
Kebakaran ini langsung memunculkan perhatian pada keamanan instalasi di apartemen padat penghuni. Dugaan awal mengarah ke panel listrik dan shaft kabel, dua titik yang berdekatan dengan sistem utama bangunan. Dalam gedung bertingkat, masalah kecil di jalur kelistrikan bisa cepat berubah jadi ancaman besar. Cepat. Dan menakutkan.
Di lapangan, petugas masih memeriksa kemungkinan adanya penghuni yang terjebak, sementara jalur evakuasi dan kondisi bagian dalam tower belum seluruhnya diumumkan tuntas kepada publik. Yang jelas, sampai laporan terakhir dibuat, penyisiran masih berlangsung dan tiga orang masih dalam proses evakuasi dari tower yang sama.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.