JAKARTA — RayNeo GT Max meluncur di IFA 2026 dan langsung menantang posisi Xreal One Pro di pasar kacamata XR. Perangkat ini datang dengan Dolby Vision, prisma mesin optik baru, dan harga yang jauh lebih ramah: $429 / £399.
Bagi pembeli yang selama ini menimbang XR glasses kelas premium, selisih harga itu terasa nyata. Xreal One Pro dijual di $599 / £579, sehingga RayNeo membuka opsi yang lebih murah tanpa memangkas banyak fitur inti yang biasanya dicari pengguna.
RayNeo GT Max membawa audio dan visual yang ditingkatkan
Menurut laporan TechRadar, perubahan paling besar ada di audio. RayNeo GT Max memakai driver yang lebih besar dari model sebelumnya, lalu disetel oleh Bang & Olufsen untuk menghasilkan EQ yang lebih optimal.
Hasilnya, suara disebut lebih kaya pada bass dan midtones dibandingkan kacamata display RayNeo generasi terdahulu. Itu penting, karena pengalaman XR tidak lagi cuma soal gambar yang melayang di depan mata. Audio ikut menentukan apakah tontonan terasa hidup atau sekadar lewat.
RayNeo juga menambahkan sound tubes sebagai aksesori tambahan. Komponen ini mengarahkan suara lebih dekat ke telinga, meski untuk mendapatkannya pengguna harus membayar ekstra.
Prisma baru bikin tampilan lebih luas
Pembaruan visual jadi daya tarik utama GT Max. RayNeo memakai optic engine prism baru yang memantulkan layar microOLED ke mata pengguna dengan bentuk lebih datar, mirip pendekatan yang lebih dulu dipakai Xreal di One Pro.
Perubahan itu membawa dua efek langsung. Pantulan cahaya yang mengganggu disebut jauh berkurang berkat desain baru dan lapisan anti-reflektif. Lalu, bidang pandang virtual naik menjadi 57 derajat, sehingga gambar terlihat lebih besar dan lebih imersif.
Di pasar XR, angka bidang pandang bukan detail kecil. Semakin luas sudut pandangnya, semakin besar rasa “hadir” saat menonton film, bermain gim, atau melihat konten kerja berbasis layar virtual. Itu pula yang selama ini membuat Xreal One Pro begitu kuat di posisi teratas.
Dolby Vision jadi kartu baru RayNeo
GT Max juga disebut sebagai kacamata XR pertama yang mendukung Dolby Vision. Dukungan ini menjanjikan warna lebih jelas dan kontras yang lebih tajam, selama konten yang diputar memang tersedia dalam format itu.
RayNeo tidak berhenti di situ. Meski membawa banyak peningkatan, harga GT Max tetap berada di kelas menengah. Jaraknya memang masih di atas model RayNeo yang lebih murah, tetapi jauh lebih rendah dibanding Xreal One Pro.
Ini yang membuat persaingan makin menarik. Untuk pengguna yang menimbang harga dan fitur sekaligus, GT Max kini masuk daftar yang sulit diabaikan. Xreal masih punya nilai lebih lewat teknologi 3Difying yang bisa membuat gambar datar terlihat stereoskopik, termasuk gim dan film. Tapi, untuk banyak orang, selisih harga bisa jadi penentu.
TechRadar menulis bahwa ulasan penuh mereka baru akan hadir setelah perangkat ini diuji langsung. Namun dari materi yang sudah dibuka di IFA 2026, satu hal sudah jelas: RayNeo tidak lagi sekadar mengejar. Mereka mulai menyodok posisi pemimpin pasar.
Hamish, Senior Staff Writer TechRadar, menulis bahwa GT Max layak dipantau bagi pengguna yang ingin kualitas tinggi dengan harga lebih bersahabat, dan ia menempatkannya sebagai perangkat yang patut dicek lagi saat Black Friday. “onees to watch if you want excellence at a more affordable price,” tulis TechRadar dalam laporannya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.