Sabtu, 5 September 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Airlangga Dorong Vokasi, Indonesia Kejar Talenta Digital dan Hijau

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membuka pelatihan vokasi nasional batch IV 2026 dengan target yang tegas: mempersempit jarak keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan industri. Program yang dimulai serentak itu diikuti 12.128 peserta di berbagai daerah, dan pemerintah menempatkannya sebagai bagian dari stimulus ekonomi semester II 2026.

Di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Airlangga menyebut dorongan ini datang langsung dari arahan Presiden. Tekanannya jelas. Tenaga kerja harus lebih siap. Soalnya, kebutuhan pasar kerja bergerak cepat, terutama di sektor digital dan ekonomi hijau.

Kebutuhan tenaga kerja berubah cepat

Airlangga menyoroti bahwa kebutuhan talenta digital diproyeksikan mencapai 2,7 juta orang pada 2030. Angka itu memberi sinyal kuat bahwa pelatihan vokasi tak lagi cukup mengandalkan pola lama. Industri butuh orang yang siap pakai, dengan keterampilan yang sesuai dengan pekerjaan baru yang terus muncul.

Di sektor energi terbarukan, kebutuhan tenaga kerja juga berkembang. Pemerintah menyebut muncul profesi baru seperti teknisi panel surya dan teknisi turbin. Daftar pekerjaan semacam ini menandakan pergeseran yang nyata. Dunia kerja berubah. Cepat.

Karena itu, pelatihan vokasi nasional batch IV 2026 diposisikan bukan sekadar agenda pelatihan rutin. Pemerintah melihatnya sebagai upaya memperkuat kesiapan tenaga kerja menghadapi perubahan kebutuhan industri, sekaligus mengurangi gap keterampilan yang selama ini kerap disebut menghambat penyerapan tenaga kerja.

Stimulus ekonomi sekaligus penguatan daya saing

Program ini juga masuk dalam paket stimulus ekonomi semester II 2026. Artinya, pemerintah tidak hanya melihat vokasi dari sisi pendidikan keterampilan, tetapi juga sebagai alat penggerak ekonomi. Peserta yang terlibat tersebar di berbagai daerah, sehingga efeknya diharapkan menjangkau lebih luas dari sekadar pusat-pusat industri besar.

Pada saat yang sama, perhatian pemerintah terhadap vokasi makin intensif setelah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian genap berusia 60 tahun pada 25 Juli 2026. Dalam rentang itu, agenda penguatan kualitas sumber daya manusia terus muncul sebagai bagian dari kerja ekonomi nasional. Fokusnya kini bukan cuma membuka lapangan kerja, melainkan menyiapkan orang yang benar-benar cocok dengan pekerjaan yang tersedia.

Kick-off di Serang memperlihatkan arah kebijakan itu dengan cukup terang. Pemerintah mengejar tenaga kerja yang lebih adaptif di sektor digital, energi terbarukan, dan bidang-bidang baru lain yang muncul seiring transformasi ekonomi. Di lapangan, kebutuhan itu mendesak. Dan hari ini, 12.128 peserta memulai langkahnya dari kelas pelatihan yang sama.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 5 September 2026: Klaim Pack & Coins Gratis