Saddil Ramdani memberi sinyal kuat bakal berpisah dengan Persib Bandung. Pesan perpisahan itu ia unggah di Instagram, Jumat, 4 September 2026, jelang pekan perdana Super League 2026/2027.
Unggahan itu langsung memantik reaksi. Bobotoh dibuat bertanya-tanya, sebab Saddil baru direkrut manajemen untuk mengisi lini serang Maung Bandung musim ini. Situasinya terasa mendadak. Dan cukup panas.
Pesan yang terdengar seperti pamit
Dalam unggahan itu, pemain asal Raha, Sulawesi Tenggara, membagikan foto mengenakan seragam terbaru Persib. Tapi justru keterangan fotonya yang menyita perhatian. Kalimat yang ia tulis bernada tenang, tapi jelas mengarah pada perpisahan.
“Saya menerima keputusan ini dengan lapang dada; bukan karena saya tidak berani mempertanyakannya, melainkan karena saya telah belajar bahwa tidak semua pintu ditakdirkan untuk tetap terbuka,” tulis Saddil.
Ia juga menegaskan bahwa nilai dirinya tidak ditentukan oleh keputusan apa pun yang tengah dihadapinya. Menurut dia, arah perjalanan bisa berubah, tapi harga diri tak ikut bergeser.
“Saya menyadari nilai diri saya dan memercayai jalan yang terbentang di depan. Beberapa keputusan mungkin mengubah arah perjalanan, namun hal itu tidak akan pernah menentukan nilai diri orang yang menjalaninya,” lanjutnya.
Nada serupa muncul di kalimat penutup unggahan itu. Saddil menyebut dirinya melangkah pergi tanpa menyimpan rasa pahit. Tenang. Hening. Seolah sudah siap dengan babak baru.
Respons dari ruang ganti Persib
Bukan hanya publik yang membaca unggahan itu sebagai salam pamit. Rekan-rekan setim Saddil di Persib juga ikut meninggalkan ucapan perpisahan di kolom yang sama. Mereka mendoakan sang pemain, meski detail arah kepergiannya belum dijelaskan secara terbuka.
Belum ada penjelasan resmi dari klub dalam bahan yang tersedia. Tapi bahasa tubuh digital Saddil sudah cukup memberi isyarat. Untuk pemain yang sempat dipandang sebagai salah satu tumpuan sisi sayap, pesan seperti ini tentu terasa berat bagi pendukung Persib.
Sebelumnya, pada 18 Juni 2026, Saddil masih bicara optimistis soal peluang Persib di ASEAN Club Championship 2026/2027. Saat itu ia menilai Persib punya modal kuat, mulai dari kedalaman skuad hingga dukungan Bobotoh yang menurutnya luar biasa. Ia bahkan mengaku bangga bisa berjuang bersama tim tersebut.
Dari optimisme ke tanda tanya
Perubahan nada dalam waktu relatif singkat membuat situasi Saddil jadi bahan pembicaraan di bursa transfer. Dari keyakinan soal peluang Persib di level regional, kini yang muncul justru tanda tanya tentang masa depannya di Bandung. Kontras sekali.
Jauh sebelum itu, pada 18 Januari 2026, Saddil juga sempat bicara tentang rindu kembali membela timnas Indonesia setelah lebih dari setahun absen. Ia menegaskan keinginannya untuk terus membuktikan diri dan berharap pelatih baru John Herdman nyaman memantau pemain-pemain di dalam negeri. Artinya, Saddil masih berada dalam fase karier yang sangat dinamis.
Kini, semua mata tertuju pada langkah berikutnya. Apakah unggahan perpisahan itu akan diikuti pengumuman resmi dari Persib, atau justru ada penjelasan lain di balik pesan yang ditulis Saddil? Yang jelas, suasana jelang pekan perdana Super League berubah drastis. Dan publik menunggu jawaban pertama dari Bandung.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.