Sabtu, 5 September 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Standar Cantik Berubah Saat Masuk Usia 30 dan 40-an

Standar Cantik Berubah Saat Masuk Usia 30 dan 40-an
Standar Cantik Berubah Saat Masuk Usia 30 dan 40-an

JAKARTA — standar cantik tidak lagi berhenti pada wajah mulus dan tanpa kerutan ketika seseorang masuk usia 30 dan 40-an. Di fase ini, kulit mulai memberi tanda yang lebih nyata: garis halus tampak lebih jelas, elastisitas berkurang, dan noda akibat paparan matahari pelan-pelan muncul ke permukaan.

Perubahan itu ikut menggeser cara banyak orang memandang perawatan kulit. Yang dulu kerap difokuskan untuk menyamarkan usia, kini beralih ke upaya menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang. Bahan dari VIVA yang dihimpun pada Jumat, 4 Agustus 2026, menyoroti bahwa pergeseran ini bukan sekadar tren kosmetik, melainkan perubahan cara berpikir soal kulit.

Standar cantik 30-40-an bergeser dari tampilan ke fungsi

Pada usia 30 dan 40-an, kulit biasanya tidak lagi menunjukkan kondisi yang sama seperti saat lebih muda. Tekstur bisa terasa berbeda, kelembapan menurun, dan bekas paparan lingkungan yang menumpuk selama bertahun-tahun mulai terlihat. Itu sebabnya penuaan kulit tidak bisa dibaca hanya dari kerutan.

Literatur dermatologi menjelaskan bahwa penuaan kulit terbagi ke dua proses utama, yakni penuaan intrinsik yang berlangsung secara alami dan penuaan ekstrinsik yang dipengaruhi lingkungan.

Pada penuaan intrinsik, perubahan di dermis berkaitan dengan berkurangnya kolagen, perubahan jaringan elastin, serta menurunnya hidrasi kulit. Sementara itu, paparan sinar ultraviolet menjadi salah satu faktor utama penuaan ekstrinsik atau photoaging.

Artinya jelas. Kondisi kulit yang terlihat di cermin pada usia 30 dan 40-an adalah hasil dari proses biologis sekaligus paparan lingkungan yang berlangsung lama. Karena itu, pembahasan standar cantik tak lagi bisa dipisahkan dari kesehatan kulit.

Skin longevity jadi arah baru perawatan kulit

Dari situ, perhatian pada perawatan kulit ikut bergeser ke konsep skin longevity. Istilah ini merujuk pada pendekatan untuk mempertahankan kesehatan dan fungsi kulit selama mungkin. Bukan cuma mengejar hasil cepat di permukaan.

Dalam kerangka ini, penuaan tidak diposisikan sebagai sesuatu yang harus dilawan habis-habisan. Yang dicari adalah bagaimana kulit tetap bekerja baik, tetap sehat, dan tetap terawat dalam jangka panjang. Pendekatan semacam ini membuat rutinitas perawatan kulit terasa lebih realistis untuk usia 30 dan 40-an.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 5 September 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir