JAKARTA — Witkoff dan Kushner bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Sabtu, untuk membahas gagasan Amerika Serikat soal cara mengakhiri perang di Ukraina. Pertemuan tiga jam itu juga membuka jalan bagi kunjungan keduanya ke Kyiv pada Minggu.
Langkah ini penting karena negosiasi langsung Rusia-Ukraina sempat terhenti selama enam bulan, sementara serangan di lapangan justru meningkat menjelang musim dingin. Kedua utusan Presiden Donald Trump itu bahkan mendorong jeda singkat serangan udara agar perjalanan mereka ke ibu kota Ukraina bisa berlangsung.
Witkoff dan Kushner dapat lampu hijau jeda serangan
Dalam pertemuan di Moskow, Putin mengatakan kepada Witkoff dan Kushner bahwa ia memiliki “full trust” terhadap mediasi Amerika Serikat antara Rusia dan Ukraina. Di awal pertemuan, ia juga meminta keduanya menyampaikan salam dan terima kasihnya kepada Trump.
Witkoff kemudian berterima kasih kepada Putin atas pembebasan mantan Marinir Amerika Serikat Robert Gilman. Ia juga menyinggung kesepakatan untuk menghentikan sementara serangan udara terhadap Ukraina selama negosiator Amerika berada di Kyiv.
Putin menyebut jeda itu akan dimulai pada tengah malam Sabtu waktu Moskow. Ia juga mengatakan Ukraina ikut mengurangi serangannya. “We will do our utmost to provide for the safety of the negotiations,” kata Putin.
Serangan masih naik, pembicaraan kembali dipacu
Meski ada jeda singkat itu, beberapa hari terakhir Rusia justru meningkatkan serangan drone dan rudal ke Ukraina. Kyiv dan sejumlah kota besar lain menjadi sasaran. Situasi ini membuat upaya diplomasi Washington terlihat mendesak, bukan sekadar simbolik.
Sumber di pihak Amerika menyebut Witkoff dan Kushner dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Kyiv pada Minggu. Menurut laporan yang sama, mereka juga berhasil mendorong Rusia dan Ukraina menyepakati jeda singkat serangan udara untuk memuluskan perjalanan tersebut.
Di titik ini, Witkoff dan Kushner bukan hanya membawa pesan politik. Mereka membawa taruhan yang nyata: apakah jalur perundingan bisa dibuka lagi setelah berbulan-bulan mandek, atau justru tenggelam di tengah eskalasi serangan yang terus berlanjut.
Makna lawatan ke Kyiv bagi perang dan diplomasi
Lawatan ke Kyiv itu akan menjadi kunjungan tingkat tinggi pertama pejabat Amerika Serikat ke Ukraina sejak Trump memulai masa jabatan keduanya. Jika pesawat pemerintah AS yang membawa Witkoff dan Kushner mendarat pada Minggu, itu juga akan menjadi penerbangan internasional pertama yang mendarat di negara itu sejak perang dimulai pada Februari 2022.
Fakta itu membuat perjalanan mereka jauh lebih besar daripada sekadar agenda diplomatik biasa. Bagi Ukraina, kunjungan itu menandai sinyal bahwa Washington belum menutup pintu untuk mendorong pembicaraan langsung. Bagi Rusia, pertemuan di Kremlin memberi ruang untuk menunjukkan bahwa kanal komunikasi masih terbuka, meski perang belum mereda.
Fortune melaporkan bahwa Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sama-sama menyetujui jeda serangan terhadap ibu kota masing-masing saat pembicaraan berlangsung.
Independent World juga menyebut Putin memerintahkan jeda 72 jam pada serangan ke Kyiv mulai tengah malam, meski serangan di wilayah lain Ukraina tetap terjadi.
Perbedaan yang muncul di berbagai laporan itu menunjukkan satu hal: kesepakatan yang lahir masih terbatas pada ruang sempit, bukan gencatan senjata penuh.
Untuk sekarang, semua mata tertuju ke Kyiv. Bila pesawat delegasi AS benar-benar mendarat pada Minggu, itu akan menjadi penanda paling jelas sejauh mana dorongan damai Trump di Ukraina masih punya tenaga.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.