Minggu, 6 September 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Palermo Bidik Tiket Perempat Final Saat Mantova Datang Mengejutkan

Palermo Bidik Tiket Perempat Final Saat Mantova Datang Mengejutkan
Palermo Bidik Tiket Perempat Final Saat Mantova Datang Mengejutkan

Palermo menjamu Mantova di Stadion Renzo Barbera pada babak 16 besar Coppa Italia, Kamis (3/9/2026) malam waktu Indonesia, dengan satu tiket ke fase berikutnya sebagai taruhannya. Laga yang mulai pukul 23.00 WIB itu mempertemukan dua tim Serie B yang sama-sama membawa modal besar: Palermo sedang panas, sementara Mantova datang dengan reputasi sebagai pembunuh raksasa.

Inzaghi memegang kendali, Mantova datang tanpa rasa gentar

Palermo melangkah ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Filippo Inzaghi membuka musim dengan tiga kemenangan beruntun, lalu menyingkirkan Lecce 2-0 pada fase sebelumnya. Ritme mereka rapi. Serangan berjalan lebih terukur, dan Barbera kembali terasa seperti rumah yang sulit ditaklukkan.

Tapi Mantova bukan tamu biasa. Francesco Modesto membawa anak asuhnya ke Palermo setelah kejutan besar atas Lazio di Stadion Olimpico. Kemenangan 2-0 atas finalis Coppa Italia itu bukan sekadar hasil bagus, melainkan pernyataan. Inzaghi pun membaca ancaman itu dengan jernih. Ia menyebut kemenangan Mantova di Olimpico bukan sesuatu yang kebetulan dan menegaskan Modesto telah bekerja dengan baik di klub tersebut.

Dua tim Serie B, satu tiket ke Bologna

Pertemuan ini punya bobot lebih dari sekadar duel antarklub Serie B. Pemenangnya akan menghadapi Bologna pada babak berikutnya. Itu sebabnya tensi laga terasa sejak sebelum sepak mula. Palermo membawa status tuan rumah, dukungan publik Barbera, dan catatan awal musim yang solid. Mantova membawa momentum, keberanian, serta pengalaman merobohkan lawan yang lebih besar.

Dari sisi taktik, Palermo diperkirakan tetap menjaga struktur permainan yang membuat mereka nyaman saat menyerang dari lini kedua. Inzaghi juga sudah memberi sinyal akan melakukan rotasi. Langkah itu masuk akal, mengingat jadwal padat dan kebutuhan menjaga kebugaran skuad. Namun rotasi di laga seperti ini punya risiko sendiri. Satu celah kecil saja bisa dimanfaatkan Mantova, tim yang terbukti tajam saat mendapat ruang untuk transisi cepat.

Palermo kuat di kandang, Mantova licin di momen besar

Faktor kandang jelas menguntungkan Palermo. Mereka bermain di depan pendukung sendiri, dalam atmosfer yang biasanya mendorong tekanan sejak menit awal. Palermo juga datang dengan bekal kemenangan 2-0 atas Lecce, hasil yang mengirim pesan bahwa mereka tidak sekadar tampil bagus di liga, tetapi juga siap bersaing di ajang piala.

Mantova punya modal berbeda. Mereka lebih licin, lebih sabar, dan sudah membuktikan bisa merusak rencana tim besar. Gol larut ke gawang Lazio menunjukkan disiplin mereka tetap terjaga hingga menit akhir. Itu bisa jadi senjata lagi bila Palermo terlalu terburu-buru. Jika laga berjalan ketat sampai babak kedua, pengalaman Mantova menghadapi tekanan di Olimpico bisa kembali relevan.

Secara analisis permainan, Palermo sedikit lebih diunggulkan berkat kedalaman skuad, momentum awal musim, dan faktor kandang. Namun Mantova punya cukup alasan untuk percaya diri mencuri hasil jika Palermo lengah saat membangun serangan. Prediksi paling masuk akal: Palermo menang tipis, tetapi hasil akhir tetap bisa berbeda karena pertandingan piala sering bergerak liar dalam satu momen saja. Ini baru selesai ketika peluit terakhir berbunyi, dan satu langkah ke hadapan Bologna menunggu di ujungnya.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda