Marcos Llorente resmi menutup babak bersama Timnas Spanyol pada Kamis, 7 September 2026, hanya beberapa pekan setelah mengangkat trofi Piala Dunia 2026. Gelandang Atletico Madrid itu memilih pensiun dari La Roja lewat unggahan media sosial. Keputusan ini langsung menutup spekulasi soal masa depannya di level internasional.
Bagi Spanyol, kabar ini datang saat euforia juara dunia masih terasa. Llorente bukan nama kecil di skuad itu. Ia ikut dalam perjalanan tim, meski perannya lebih sering sebagai pelapis Pedro Porro di sisi kanan pertahanan. Soal waktu pensiun, momen ini terasa ganjil sekaligus tegas. Baru saja juara, lalu pergi.
Keputusan pribadi setelah momen puncak
Llorente menyampaikan bahwa ia sudah lama memikirkan langkah ini. Ia menegaskan keputusan tersebut lahir dari hati dan bukan hasil dorongan sesaat. Nada pernyataannya singkat, tapi jelas. “Setelah memikirkannya dalam waktu lama, saya memutuskan untuk mengakhiri perjalanan bersama tim nasional,” tulisnya.
Pensiunnya Llorente menutup periode yang sangat singkat namun padat di Piala Dunia 2026. Ia sempat turun sebagai starter dua kali pada fase grup. Setelah itu, menit bermainnya makin terbatas ketika turnamen memasuki fase gugur. Dalam catatan yang beredar, ia hanya tampil sekitar enam menit di fase akhir kompetisi. Kecil, tapi tetap ikut dalam skuad juara.
Keputusan itu juga menegaskan satu hal: Llorente tampaknya ingin menentukan sendiri garis akhir karier internasionalnya. Bukan cedera. Bukan tekanan publik. Ia memilih berhenti setelah mencapai puncak tertinggi bersama negaranya. Selesai di puncak. Jarang-jarang seorang pemain menutup cerita seperti ini.
Jejak singkat di turnamen terakhir
Di Piala Dunia 2026, Llorente lebih sering menjalankan peran pendukung ketimbang figur utama. Posisi bek kanan ia isi saat dibutuhkan, terutama saat tim mencari keseimbangan antara pengalaman dan kedalaman skuad. Nama-nama lain memang lebih sering disebut, tapi kehadirannya tetap berguna di ruang taktis Spanyol.
Yang menarik, keputusan pensiun ini muncul tak lama setelah ia juga sempat ramai diperbincangkan di luar lapangan. Pada akhir Juli 2026, foto-foto liburan dirinya bersama Ferran Torres menjadi viral setelah keduanya terlihat berpose akrab usai Piala Dunia. Momen itu memancing komentar luas di media sosial, meski sebagian besar warganet memaknainya sebatas kedekatan antarpemain. Riuh. Cepat. Lalu berlalu.
Fokus beralih ke Atletico Madrid
Kini perhatian Llorente kembali mengarah ke level klub bersama Atletico Madrid. Pada Maret 2026, ia turut mencetak gol saat Atletico menang 5-2 atas Tottenham di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Catatan itu menunjukkan ia masih punya pengaruh besar di klub, meski pintu timnas sudah ditutupnya rapat-rapat.
Bagi Spanyol, pensiunnya Llorente menambah daftar pemain juara dunia yang memilih jalan berbeda setelah turnamen usai. Bagi Atletico, ini berarti sang gelandang akan mencurahkan energi penuh untuk jadwal klub. Dan bagi Llorente sendiri, keputusan ini memberi ruang baru setelah mengakhiri perjalanan internasional dengan trofi paling bergengsi di tangan. Pertanyaannya tinggal satu: bagaimana ia meneruskan musimnya setelah menutup babak yang paling emosional itu?

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.