JAKARTA, JOURNALARTA.COM – PT Pertamina (Persero) telah merilis daftar harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terbaru yang berlaku hari ini, Jumat 11 September 2026. Masyarakat yang ingin mengetahui rincian harga BBM subsidi dan non-subsidi di SPBU Pertamina dapat menyimak pembaruan ini.
Hingga saat ini, belum ada perubahan harga signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Harga yang tercantum berlaku untuk wilayah Jawa dan sekitarnya. Perlu dicatat, harga di wilayah lain mungkin bervariasi karena perbedaan pajak daerah dan biaya distribusi.
Harga BBM Pertamina per Liter (11 September 2026)
Berikut adalah rincian lengkap harga BBM Pertamina per liter yang berlaku:
| Jenis BBM | Harga (Rp/Liter) | Keterangan |
|---|---|---|
| Pertalite (RON 90) | 10.000 | BBM Subsidi |
| Biosolar (CN 48) | 6.800 | BBM Subsidi |
| Pertamax (RON 92) | 15.950 | Wilayah Jawa dan sekitarnya |
| Pertamax Green 95 (RON 95) | 19.150 | Non Subsidi |
| Pertamax Turbo (RON 98) | 19.600 | Non Subsidi |
| Dexlite (CN 51) | 23.700 | Non Subsidi |
| Pertamina Dex (CN 53) | 25.200 | Non Subsidi |
Data harga tersebut dihimpun dari informasi resmi Pertamina via Cartrack Indonesia.
Harga BBM subsidi, yakni Pertalite dan Biosolar, masih mendapatkan dukungan dari pemerintah. Pembelian kedua jenis BBM ini diatur dan mensyaratkan penggunaan QR Code MyPertamina. Sementara itu, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dex series, dievaluasi setiap bulan. Penyesuaian ini didasarkan pada fluktuasi harga minyak mentah dunia dan pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat.
Warga yang berdomisili di luar wilayah Jawa dan sekitarnya perlu mengetahui bahwa harga Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex bisa lebih tinggi. Selisih harga dapat mencapai Rp300 hingga Rp1.000 per liter, tergantung pada kebijakan dan kondisi distribusi di daerah tersebut.
Strategi Hemat BBM di Tengah Fluktuasi Harga
Meski harga BBM cenderung stabil hari ini, upaya penghematan tetap relevan bagi masyarakat. Beberapa strategi efektif dapat diterapkan untuk menekan pengeluaran bahan bakar:
- Pilih BBM Sesuai RON: Pastikan menggunakan jenis BBM yang sesuai dengan rekomendasi Research Octane Number (RON) kendaraan Anda. Tidak semua kendaraan memerlukan BBM dengan oktan tertinggi.
- Periksa Tekanan Ban: Tekanan ban yang kurang optimal dapat meningkatkan konsumsi BBM hingga 10 persen. Rutin memeriksa dan menjaga tekanan ban sesuai standar pabrikan sangat dianjurkan.
- Manfaatkan MyPertamina: Aplikasi MyPertamina sering menawarkan promo dan cashback eksklusif bagi penggunanya. Ini bisa menjadi cara untuk mendapatkan penghematan tambahan.
- Gaya Berkendara Eco-Driving: Hindari akselerasi mendadak dan pengereman keras, terutama saat lalu lintas padat. Gaya berkendara eco-driving yang halus terbukti dapat menghemat BBM hingga 15 persen.
Untuk informasi harga BBM terbaru di kota-kota lain, termasuk Palembang, atau wilayah lainnya di Indonesia, masyarakat dapat mengakses aplikasi MyPertamina atau mengunjungi situs web resmi pertamina.com. PT Pertamina senantiasa mengingatkan bahwa harga BBM dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan perusahaan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.