JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Harga emas Antam terpantau naik tipis hari ini, Sabtu 12 September 2026. Logam mulia ini terangkat Rp4.000, membawa harga jual per gram menjadi Rp2.604.000 dan harga buyback Rp2.454.000.
Kenaikan ini memicu pertanyaan, bagaimana prediksi harga emas Antam besok Minggu 13 September 2026? Apakah tren positif ini akan berlanjut atau justru mengalami koreksi?
Pergerakan Harga Emas Antam Hari Ini
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam untuk hari Sabtu, 12 September 2026, mencatatkan kenaikan. Harga jual berada di angka Rp2.604.000 per gram. Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp4.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Tak hanya harga jual, harga buyback atau beli kembali emas Antam juga ikut terkerek naik. Harga buyback hari ini adalah Rp2.454.000 per gram, juga naik Rp4.000.
Meskipun ada kenaikan tipis, harga emas saat ini masih 17,8% di bawah All-Time High (ATH) yang tercatat pada 29 Januari 2026, yakni Rp3.168.000 per gram. Namun, jika dilihat sejak awal tahun, harga sudah naik 4,6% dari posisi Rp2.488.000.
Analisis Prediksi Harga Emas Besok
Menurut Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, tren harga emas Antam masih cenderung fluktuatif. Ada dua skenario utama yang perlu diperhatikan investor untuk hari Minggu, 13 September 2026.
Skenario 1: Koreksi Turun
Apabila emas terkoreksi, support pertama diprediksi berada di Rp2.614.000 per gram. Jika level ini tembus, support kedua yang menjadi acuan adalah Rp2.500.000 per gram. Penurunan ini bisa dipicu oleh sentimen global seperti ekspektasi suku bunga The Fed.
Skenario 2: Rebound Naik
Sebaliknya, ada peluang harga emas untuk kembali rebound dan naik. Resistance pertama yang akan diuji adalah Rp2.654.000 per gram. Jika momentum kenaikan kuat, harga bisa melanjutkan pergerakan menuju resistance kedua di Rp2.754.000 per gram. Sentimen positif dari harga minyak yang melonjak juga bisa memicu inflasi, yang seringkali menguntungkan emas.
Dengan harga hari ini yang berada di Rp2.604.000, emas masih bergerak di area tengah antara support dan resistance. Faktor-faktor makroekonomi seperti harga minyak global dan ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas di pasar domestik.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.