Cek desil lewat HP membantu Anda mengetahui posisi kesejahteraan keluarga di DTSEN dan melihat peluang masuk penerima bansos. Panduan ini cocok untuk siapa saja yang ingin mengecek data cukup dengan NIK dan koneksi internet.
Yang perlu disiapkan
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit.
- HP atau perangkat lain yang tersambung ke internet.
- Akses ke laman Cek Bansos Kemensos atau laman DTSEN BPS.
- Waktu beberapa menit untuk mengisi data dan kode verifikasi.
Langkah-langkah
- Buka laman Cek Bansos Kemensos melalui tautan https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan 16 digit NIK di kolom yang tersedia.
- Isi huruf kode sesuai gambar. Jika kode tidak jelas, ganti huruf kodenya.
- Periksa kembali NIK dan huruf kode, lalu klik “CARI DATA”.
- Lihat hasil yang ditampilkan. Website akan menampilkan nama, desil, dan status 3 jenis bansos sesuai NIK.
- Jika ingin memakai jalur lain, buka website DTSEN BPS melalui tautan https://dtsen-form.bps.go.id.
- Masukkan NIK dan tunggu keterangan. Jika NIK terdaftar, akan muncul pemberitahuan bahwa NIK ditemukan di basis data DTSEN.
- Klik “Cari Data” untuk melihat informasi desil NIK.
- Jika desil terasa tidak sesuai, ajukan pembaruan lewat Aplikasi Cek Bansos atau datang langsung ke kantor kelurahan, kecamatan, atau dinas sosial setempat.



Hal yang sering keliru
- NIK yang dimasukkan tidak lengkap atau salah satu digit keliru. Ini membuat pencarian gagal atau hasil tak muncul.
- Kode gambar di laman Cek Bansos salah dibaca. Jika begitu, ulangi dengan kode baru sampai benar.
- Pengguna mengira masuk desil tertentu otomatis menjadi penerima bantuan. Menurut Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, daftar penerima ditentukan oleh masing-masing menteri terkait sesuai kebijakannya masing-masing.
- Data tidak dicek ulang secara berkala. Padahal desil DTSEN diperbarui BPS secara berkala dan bisa berubah jika kondisi keluarga sudah berbeda.
Ringkasan langkah
- Siapkan NIK 16 digit dan koneksi internet.
- Buka laman Cek Bansos Kemensos atau DTSEN BPS.
- Masukkan NIK dan kode verifikasi jika diminta.
- Klik “CARI DATA” atau “Cari Data”.
- Lihat nama, desil, dan status bantuan yang tampil.
- Ajukan pembaruan bila data desil tidak sesuai.
Dikutip dari Siaran Pers BPS Nomor: 32/02500/HM.240/2026, desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraan. Total ada 10 desil di DTSEN, dan pemeringkatannya ditentukan dari penghasilan, daya listrik, kepemilikan aset, pendidikan anggota keluarga, kondisi rumah, serta sumber air minum.
Masuknya seseorang ke desil tertentu juga memberi gambaran awal soal prioritas bansos. Dalam bahan sumber, masyarakat yang masuk desil 1-4 DTSEN diprioritaskan untuk menerima bansos, sedangkan desil 5 menjadi batas yang kerap ikut diperhatikan dalam penentuan kelayakan program.
Di sisi praktik, ini penting karena pengecekan bisa mencegah salah paham saat bantuan tak kunjung masuk. Data desil yang diperbarui berkala membuat warga punya ruang untuk mengoreksi statusnya lewat kanal resmi, bukan menunggu tanpa kepastian.
Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan, “Daftar bantuan ataupun beneficiary registry atau daftar bantuan penerima program itu ditentukan oleh masing-masing menteri terkait sesuai dengan kebijakannya masing-masing,” ungkap Amalia dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026) dilansir detikFinance.
Jadi, hasil cek desil di HP sebaiknya dibaca sebagai dasar awal, bukan keputusan akhir. Setelah itu, langkah berikutnya ada pada pembaruan data jika kondisi keluarga di lapangan sudah berubah dan belum tercermin di DTSEN.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.