DEPOK — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan perbaikan besar-besaran di Jalan Raya Cipayung. Ruas jalan itu akan diberlakukan sistem buka-tutup hingga 1 Desember 2026 untuk memastikan kendaraan masih bisa melintas meski dengan hambatan waktu.
Pekerjaan yang dimulai 9 Juli 2026 ini merupakan tahap lanjutan dari penataan Jalan Cipayung-Pitara yang telah dilakukan tahun 2025. Fokus utama adalah pemancangan sheet pile dan pelebaran badan jalan sepanjang ruas Jembatan Serong-Jalan Muhidin.
“Sehubungan dengan pekerjaan keperluan mendesak rekonstruksi Jalan Raya Cipayung dilakukan penutupan sementara jalan atau buka-tutup,” tulis akun Instagram resmi @dinaspupr_depok pada Kamis (17/9/2026).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menjelaskan detail pekerjaan yang cukup teknis. Sebanyak 76 batang sheet pile setinggi 15 meter akan dipasang pada dinding kali untuk memperkuat struktur penahan tanah. Setelah itu, badan jalan akan diperlebar seluas 2 meter menggunakan metode betonisasi.
“Untuk penguatan dinding kali menggunakan sheet pile atau dinding penahan tiang pancang serta turap,” ujar Yodi.
Anggaran Rp 1,7 Miliar untuk Perbaikan Strategis
Pemkot Depok mengalokasikan Rp 1,7 miliar untuk proyek perbaikan ini. Nilai kontrak mencakup seluruh rangkaian pekerjaan mulai dari persiapan lahan, pemancangan sheet pile, hingga pelebaran dan pengerasan jalan. Saat ini, petugas masih dalam tahap persiapan lahan sebelum pemancangan dimulai secara masif.
Target penyelesaian awal ditetapkan pada 6 Oktober 2026, meski sistem buka-tutup jalan akan terus berlangsung hingga awal Desember. Hal ini memungkinkan para pekerja menyelesaikan finishing dan pekerjaan detail tanpa tergesa-gesa.
Dampak bagi Pengguna Jalan dan Rekomendasi Pemkot
Masyarakat yang melintas di Jalan Cipayung-Pitara harus menyesuaikan jadwal perjalanan mereka. Sistem buka-tutup berarti jalan akan secara berkala ditutup total untuk waktu tertentu, lalu dibuka kembali untuk lalu lintas terbatas atau normal. Kondisi ini akan berlangsung hingga akhir tahun.
“Mohon masyarakat dapat menghindari Jalan Cipayung dan menyesuaikan waktu perjalanan,” pesan Dinas PUPR Depok di postingannya.
Bagi yang terpaksa melewati area kerja, Yodi mengingatkan pentingnya keselamatan. “Kami imbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mematuhi petunjuk lalu lintas di sekitar lokasi pengerjaan. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan ini, pekerjaan dilakukan untuk kepentingan dan keselamatan seluruh pihak,” katanya.
Perbaikan Jalan Cipayung ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Depok memperbaiki infrastruktur jalan di kawasan yang semakin berkembang. Dengan pelebaran dan penguatan struktur yang tepat, diharapkan jalan tersebut dapat menampung volume kendaraan lebih besar dan lebih aman untuk jangka panjang.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.