Jumat, 25 September 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

BSU 600rb Cair 25 September 2026: Cara Cek NIK KTP & 7 Penyebab Gagal Cair ke Rekening Himbara

BSU 600rb Cair 25 September 2026: Cara Cek NIK KTP & 7 Penyebab Gagal Cair ke Rekening Himbara
BSU 600rb Cair 25 September 2026: Cara Cek NIK KTP & 7 Penyebab Gagal Cair ke Rekening Himbara. Credit: JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM — Kabar gembira bagi para pekerja, Bantuan Subsidi Upah (BSU) senilai Rp600.000 kembali disalurkan. Pada hari ini, Kamis 25 September 2026, pencairan BSU masih berlangsung, dengan banyak pekerja yang sudah mengecek status penerima menggunakan NIK KTP. Namun, sejumlah dana belum masuk ke rekening. Ada beberapa penyebab utama mengapa dana BSU belum sampai ke tangan penerima.

BSU 2026 adalah bantuan sekali cair sebesar Rp600.000 yang diperuntukkan bagi pekerja atau buruh peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Syarat utama penerima BSU adalah memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta, sesuai Permenaker No 5 Tahun 2025 yang merupakan pembaruan dari Permenaker No 10/2022. Bantuan ini disalurkan melalui Bank Himbara (BRI, BNI, BTN, Mandiri, BSI) serta PT Pos Indonesia via PosPay.

Jadwal Pencairan BSU dan Cara Cek Status

Penyaluran BSU dilakukan secara bertahap, tidak sekaligus. Gelombang 1 hingga 3 telah cair antara Agustus-September, sementara gelombang 4 sedang berjalan pada minggu ini, tepatnya antara tanggal 22-26 September 2026. Jika status di situs resmi menunjukkan “Tersalurkan” namun dana belum masuk rekening, penerima diminta untuk menunggu 1×24 jam karena bank Himbara masih dalam proses validasi.

Pekerja dapat mengecek status penerimaan BSU melalui tiga cara resmi menggunakan NIK KTP:

  1. Melalui bsu.kemnaker.go.id: Kunjungi situs bsu.kemnaker.go.id. Lakukan login atau daftar akun menggunakan NIK KTP dan nomor HP aktif. Masukkan NIK, nama lengkap sesuai KTP, dan tanggal lahir, lalu klik “Cek Status”. Hasilnya akan menampilkan status: Layak, Tidak Layak, Sedang Proses, atau Tersalurkan.
  2. Melalui bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id: Akses bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Isi NIK, nama, tanggal lahir, dan nomor HP. Klik “Cari” dan perhatikan tanda centang hijau “Dana Telah Disalurkan”.
  3. Melalui Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile): Buka aplikasi JMO, masuk ke menu BSU, dan cek status pencairan. Alternatif lain, penerima bisa menghubungi HRD perusahaan untuk mengecek melalui SIPP BPJS Ketenagakerjaan.

7 Penyebab BSU Rp600 Ribu Gagal Cair ke Rekening

Ada beberapa alasan mengapa BSU senilai Rp600.000 yang telah dinanti-nantikan pekerja gagal cair. Berikut adalah 7 penyebab utama yang valid sesuai Permenaker 2025:

1. Rekening Pasif atau Dormant: Rekening bank Himbara yang sudah lama tidak digunakan atau saldonya nol terlalu lama bisa menjadi pasif atau dormant. Bank akan menolak transfer masuk ke rekening tersebut. Solusinya, segera aktifkan kembali rekening di cabang bank terdekat atau cek kemungkinan pencairan melalui Pos Indonesia (layanan wesel).

2. Data Tidak Padan: Ketidaksesuaian ejaan nama antara KTP dan buku tabungan, atau NIK yang belum terupdate di Dukcapil, bisa menyebabkan data tidak padan. Perbaiki data ini melalui HRD perusahaan dan cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

3. Burekol Gagal: Bagi pekerja yang sebelumnya memiliki rekening non-Himbara, Kemnaker biasanya membuatkan rekening kolektif (Burekol). Namun, jika data yang diberikan tidak lengkap, proses pencetakan buku rekening kolektif dapat gagal. Jika mengalami hal ini, datang ke Bank Himbara terkait dengan membawa KTP asli, surat dari perusahaan, dan NPWP.

4. NIK Bermasalah atau Dobel Bansos: NIK yang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lainnya seperti PKH, BLT UMKM, atau Kartu Prakerja pada periode yang sama akan otomatis dibatalkan oleh sistem. Ini untuk menghindari adanya penerima ganda bantuan dari pemerintah.

5. Gaji di Atas Batas: Pekerja dengan gaji di atas Rp3.500.000 atau di atas batas UMP/UMK yang ditetapkan akan secara otomatis gugur dari daftar penerima BSU.

6. Status ASN/TNI/Polri: Bantuan Subsidi Upah tidak diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), anggota TNI, maupun Polri.

7. Data Belum Diunggah Perusahaan atau Belum Giliran Batch: Terkadang, data pekerja belum diunggah oleh HRD perusahaan ke sistem BPJS Ketenagakerjaan, atau pekerja tersebut belum masuk ke gelombang pencairan yang sedang berjalan. Disarankan untuk mengecek status secara berkala.

Solusi Jika BSU Gagal Cair

Jika BSU Anda gagal cair, ada beberapa langkah yang bisa diambil. Pastikan untuk mengecek status secara rutin di kanal resmi setiap dua hari. Pastikan rekening bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI) dalam kondisi aktif. Jika ada masalah data, hubungi HRD perusahaan Anda untuk meminta update data SIPP BPJS Ketenagakerjaan. Apabila status menunjukkan pencairan melalui Kantor Pos, bawa KTP asli ke Kantor Pos terdekat.

Penting untuk selalu waspada terhadap link palsu dan penipuan. BSU tidak pernah memungut biaya apapun. Cek informasi hanya di situs resmi kemnaker.go.id dan BPJS Ketenagakerjaan. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Call Center Kemnaker di 021-5255733 atau melalui email serta akun media sosial @Kemnaker. Dana BSU akan masuk ke rekening penerima tanpa potongan biaya administrasi sepeser pun.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair