LONDON, JOURNALARTA.COM – Nama Kevin Schade mendadak jadi sorotan panas di bursa transfer September 2026. Bukan karena aksi hattrick, melainkan karena Brentford FC menolak menjual sang winger ke Arsenal, meski tawaran yang diajukan sudah di atas 70 juta Poundsterling atau setara Rp1,5 triliun.
Kevin Schade, lahir 27 November 2001 di Potsdam, Jerman, kini berusia 24 tahun. Pemain keturunan Jerman-Nigeria ini dikenal dengan kecepatan dan kemampuan dribelnya. Berdiri di ketinggian 183-185 cm dengan berat 74 kg, kaki dominannya adalah kanan. Schade biasa beroperasi sebagai sayap kiri utama, namun juga fasih bermain di sayap kanan dan sebagai striker tengah.
Ia bergabung dengan Brentford FC pada 1 Juli 2023 dari SC Freiburg dengan nilai transfer 22 juta Poundsterling. Kontraknya saat ini bersama The Bees akan berakhir pada 30 Juni 2028. Musim ini, ia mengenakan nomor punggung 7 setelah sebelumnya memakai nomor 9. Nilai pasarnya saat ini diperkirakan mencapai 36 juta Euro, menurut Transfermarkt dan Livesoccertv.
Musim 2026/27 menjadi penanda performa menanjak bagi Schade. Ia telah bermain dalam 5 pertandingan Premier League, dengan 3 di antaranya sebagai starter, mengumpulkan total 358 menit bermain. Dari penampilannya tersebut, Schade berhasil mencetak 3 gol, menempatkannya sebagai top skorer sementara klub. Salah satu gol pentingnya tercipta saat Brentford bermain imbang 1-1 melawan Leeds.
Penampilannya yang paling mencolok terjadi saat Brentford mengalahkan Chelsea 3-0 pada 13 September, di mana ia mendapatkan rating 7.4. Pelatih Keith Andrews secara terang-terangan memuji kontribusi Schade. “Semua orang bisa melihat betapa baiknya dia memulai musim ini — dari bola mati, transisi, sampai kerja tanpa bola,” kata Andrews.
Dilema Transfer Arsenal dan Minat Bayern Munich
Drama transfer Schade ke Arsenal bermula pada musim panas 2026. Setelah gagal mendapatkan Morgan Rogers dan Vinicius Jr, serta menjual Leandro Trossard dan Gabriel Martinelli, Arsenal beralih menanyakan ketersediaan Schade. Namun, jawaban tegas dari Brentford adalah: ‘NOT FOR SALE’.
Menurut sumber Football Presse dan ChatNews pada 12 September, Brentford tidak hanya menolak tawaran Arsenal, tetapi juga sedang dalam negosiasi untuk kontrak baru jangka panjang dengan Schade. Kontrak baru ini akan mencakup kenaikan gaji yang signifikan dan diperkirakan akan memperpanjang masa bakti Schade di klub hingga 2030, melewati kontraknya yang berakhir 2028.
Pelatih Keith Andrews kembali menegaskan keinginannya untuk mempertahankan Schade. “Ya, saya sangat ingin pertahankan Kevin. Saya tidak campur soal uang, sangat jelas saya hanya ingin Kevin di klub,” ujarnya.
Rumor terbaru pada 22 September 2026 menyebutkan bahwa Arsenal siap mencoba lagi pada jendela transfer Januari 2026 dengan tawaran di atas 50 juta Poundsterling. Tidak hanya Arsenal, Bayern Munich juga dikabarkan menunjukkan minat serius. Penampilan gemilang Schade juga menarik perhatian pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, untuk memanggilnya.
Sikap Brentford dalam mempertahankan Schade sangat kokoh. Mereka bahkan dilaporkan siap menolak tawaran yang melebihi rekor penjualan klub, yakni 70 juta Poundsterling saat Bryan Mbeumo pindah ke Manchester United. Ini menunjukkan betapa vitalnya peran Schade bagi ambisi Brentford di Premier League.
Schade dikenal dengan gaya bermainnya yang direct. Ia adalah salah satu sprinter tercepat di Premier League, dengan kecepatan puncak lebih dari 36 km/jam. Kekuatan utamanya terletak pada duel udara, dribbling yang lincah, tembakan jarak jauh yang keras, dan kemampuan pressing tinggi. Meski pernah dianggap memiliki kelemahan dalam penyelesaian akhir yang inkonsisten, performanya musim ini menunjukkan peningkatan signifikan di area tersebut.
Di Indonesia, nama Schade juga menjadi viral, terutama setelah highlight gol-golnya melawan Leeds dan Chelsea. Banyak penggemar sepak bola yang mencari tahu “Kevin Schade FIFA rating”, yang konon mencapai 80 OVR di EA FC 26 dengan rating kecepatan 93.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.