FRANKFURT, JOURNALARTA.COM – Kisah sensasional Younes Ebnoutalib menjadi sorotan utama di jagat sepak bola Jerman. Hanya 18 bulan lalu, striker berusia 22 tahun ini masih berkutat di kasta keempat Liga Jerman. Kini, Ebnoutalib telah menjelma menjadi penyerang andalan Eintracht Frankfurt dan bahkan dipanggil memperkuat Timnas Jerman.
Perjalanan karier Ebnoutalib memang bak dongeng Cinderella modern. Lahir di Frankfurt am Main pada 13 September 2003, ia memiliki darah Maroko-Jerman. Sempat membela Timnas Maroko U-15 pada 2018, Ebnoutalib akhirnya memilih memperkuat Jerman. Dengan tinggi sekitar 187-191 cm, ia dikenal sebagai striker murni dengan nomor punggung 77.
Lompatan Karier dari Liga Amatir ke Bundesliga
Musim 2023/24 menjadi titik nadir bagi Ebnoutalib. Setelah hanya mencatatkan satu penampilan selama 15 menit bersama Perugia di Serie C Italia, ia kembali ke Jerman pada musim panas 2024 tanpa klub. FC Gießen dari Regionalliga Südwest, kasta keempat Liga Jerman, kemudian menampungnya. Di sana, ia mencetak 6 gol dari 13 pertandingan dalam 1024 menit bermain.
Terobosan besar datang pada 1 Januari 2025 ketika SV 07 Elversberg merekrutnya dari Gießen. Setelah empat penampilan di sisa musim 2024/25, performa Ebnoutalib meledak pada musim 2025/26. Ia menjadi top skorer 2. Bundesliga dengan 12 gol dari 17 pertandingan di putaran pertama, termasuk 6 gol di enam laga awal. Statistik resmi menunjukkan 11 gol dari 16 laga dengan 1172 menit bermain, ditambah dua penampilan di DFB Pokal.
Penampilannya yang impresif menarik perhatian klub-klub besar. Pada 29 Desember 2025, Eintracht Frankfurt mengumumkan perekrutan Ebnoutalib dengan kontrak mulai 1 Januari 2026 hingga 30 Juni 2031. Biaya transfer mencapai 8 juta Euro, dengan potensi naik menjadi 10 juta Euro beserta bonus, menjadikannya rekor transfer bagi Elversberg.
Debut Impian dan Panggilan Timnas
Kepindahan ke Eintracht Frankfurt segera membuahkan hasil. Pada 9 Januari 2026, Ebnoutalib melakoni debutnya melawan Borussia Dortmund dan langsung mencetak gol dalam pertandingan yang berakhir imbang 3-3. Puncaknya, ia berhasil mencetak hat-trick pada 29 Agustus 2026 saat melawan Union Berlin, yang juga berakhir 3-3.
Konsistensi performa di Bundesliga mengantarkannya pada panggilan Timnas Jerman. Pada Maret 2026, pelatih Julian Nagelsmann (sebelum Jürgen Klopp ditunjuk sebagai interim) memanggil Ebnoutalib untuk pertandingan UEFA Nations League melawan Belanda, Yunani, dan Serbia. Debutnya terjadi pada 26 Maret 2026 melawan Belanda, di mana ia mencetak gol penentu kemenangan 3-1.
Kisah Ebnoutalib menjadi inspirasi, terutama di Indonesia, di mana netizen membandingkannya dengan perjalanan pemain lokal yang merangkak dari liga bawah ke tim nasional. Kisahnya membuktikan bahwa pencarian bakat di 2. Bundesliga masih mampu menemukan berlian tersembunyi dengan harga terjangkau.
Dengan kontrak jangka panjang hingga 2031, Eintracht Frankfurt melihat Ebnoutalib sebagai penerus Marmoush, yang pindah ke Manchester City pada Januari 2025. Jika ia mampu mempertahankan performa konsisten dan mencetak lebih dari 15 gol musim ini, nilai pasarnya diprediksi bisa melonjak hingga 25-30 juta Euro tahun depan. Sumber data dari Eintracht.de pada 29 Desember 2025 mengonfirmasi transfer ini, serta catatan OneFootball dan laporan scout di Medium yang menganalisis profilnya sebagai box striker.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.