Minggu, 27 September 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Daniel Marthin: Profil, Cedera Lutut & Comeback Asian Games

Daniel Marthin
Daniel Marthin: Profil, Cedera Lutut & Comeback Asian Games. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Daniel Marthin, yang berpasangan dengan Leo Rolly Carnando, berhasil menembus semifinal Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya. Perjalanan atlet berjuluk The Babies ini penuh liku, termasuk pemulihan cedera lutut serius yang sempat membuatnya absen hampir setahun penuh.

Daniel Marthin, lahir di Jakarta pada 31 Juli 2001, kini berusia 25 tahun. Dengan tinggi 1,82 meter, ia dikenal sebagai ‘hard smasher’ dengan pukulan mematikan. Bersama Leo Rolly Carnando, pasangan ini dijuluki The Babies. Saat ini, mereka menempati peringkat 46 BWF (per 22 September 2026), menunjukkan lonjakan signifikan setelah sebelumnya sempat berada di peringkat 78/79.

Riwayat Cedera dan Comeback Gemilang

Daniel Marthin mengalami cedera lutut kiri serius saat berlaga di Sudirman Cup 2025 pada April-Mei 2025. Diagnosis dokter pelatnas PBSI, dr. Retno Sp KO, menyatakan bahwa Daniel harus menjalani operasi pembersihan sendi atau arthroscopy debridement. Akibatnya, ia harus absen panjang hampir setahun, melewati berbagai turnamen penting.

PBSI saat itu mengambil sikap hati-hati, memprioritaskan keselamatan dan keberlanjutan karier atlet. Selama Daniel absen, Leo Rolly Carnando sempat dipasangkan dengan Bagas Maulana, sementara Muhammad Shohibul Fikri sempat berduet dengan Fajar Alfian. Namun, performa ganda putra Indonesia kala itu belum menunjukkan konsistensi.

Kabar gembira datang pada April 2026 saat PBSI mengumumkan kembalinya Daniel Marthin. Ia comeback di Thailand Open (12-17 Mei 2026) dan Malaysia Masters (19-24 Mei 2026), kembali dipasangkan dengan Leo Rolly Carnando. Duet The Babies ini kembali setelah terakhir bermain bersama di Indonesia Open 2024, sebelum sempat dipisah oleh pelatih Aryono Miranat karena dianggap stagnan.

Prestasi Setelah Cedera

Comeback Daniel Marthin memberikan hasil yang luar biasa. Di Thailand Open 2026 Super 500, ia langsung mencapai final, mengalahkan He Ji Ting/Ren Xiang Yu dari China di semifinal. Ini menjadi final pertamanya sejak Indonesia Masters 2024. Puncak dari comeback ini terjadi di Taipei Open 2026 Super 300 pada 2 Agustus 2026. Daniel dan Leo berhasil meraih gelar juara setelah mengalahkan Aaron Chia/Aaron Tai dari Malaysia 23-21, 21-19 di partai final. Kemenangan ini sontak melesatkan peringkat mereka dari 78/79 ke jajaran Top 50 dunia.

Dalam ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Daniel Marthin bersama tim beregu putra Indonesia berhasil lolos ke final pada Kamis, 24 September 2026. Mereka sukses mengalahkan Thailand 3-1 di semifinal. Meski akhirnya harus puas dengan medali perak setelah takluk dari China, Daniel menyatakan kesiapannya untuk berjuang. “Puji Tuhan kami bersyukur bisa menyumbang poin dan memastikan Indonesia lolos ke final. Kami selalu siap bila dipercaya diturunkan,” ujarnya kala itu.

Melaju ke Semifinal Asian Games 2026

Pada pertandingan perorangan ganda putra Asian Games 2026 hari ini, Minggu 27 September 2026, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kembali menunjukkan performa terbaik. Mereka sukses menembus semifinal setelah mengalahkan pasangan Nguyen Dinh Hoang/Tran Dinh Manh dari Vietnam dengan skor telak 21-6, 21-10 di babak perempat final. Dominasi mereka terlihat jelas sejak awal pertandingan, memimpin 5-0 langsung dan unggul 11-2 di interval gim pertama.

Di babak semifinal nanti, Daniel dan Leo akan menghadapi tantangan berat, yaitu ganda putra peringkat satu dunia dari Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi big match, mengingat Kim/Seo tentu mengusung misi revans setelah sebelumnya dikalahkan Leo/Daniel di babak pertama China Masters 2026.

Tim pelatih sempat menghadapi kendala administrasi terkait pendaftaran Daniel Marthin di Asian Games 2026, di mana ia terdaftar sebagai ganda campuran. Namun, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, mengonfirmasi bahwa kesalahan tersebut telah direvisi oleh INASGOC, memastikan Daniel berlaga di sektor ganda putra bersama Leo.

Gaya bermain Daniel Marthin yang agresif di depan net, didukung fisik kuat, mental teruji dalam beregu, dan smash mematikan, sangat cocok berpadu dengan Leo Rolly Carnando yang dikenal solid dalam pertahanan. Pertandingan semifinal melawan Kim/Seo akan menjadi ujian sesungguhnya bagi The Babies dalam memperebutkan medali emas bagi Indonesia.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda