BALTIMORE, JOURNALARTA.COM – Laga persahabatan FIFA antara Meksiko dan Kolombia yang digelar di M&T Bank Stadium, Baltimore, Minggu (27/9/2026) dini hari WIB, berakhir imbang 1-1 hingga menit ke-78. Pertandingan ini menandai era baru El Tri di bawah kepelatihan Rafael Marquez, yang langsung menampilkan kejutan dengan debut sensasional.
Kolombia berhasil unggul cepat pada menit ke-9 melalui gol Luis Suarez. Striker Sporting CP itu menunjukkan ketajamannya dengan memanfaatkan tekanan awal Los Cafeteros ke lini pertahanan Meksiko. Skor 0-1 bertahan cukup lama, membuat Meksiko harus berjuang keras di depan puluhan ribu pendukung.
Debut Impian Gilberto Mora di Era Rafa Marquez
Meksiko berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-62 lewat aksi gemilang Gilberto Mora. Gelandang berusia 17 tahun itu mencetak gol pertamanya untuk tim senior El Tri, sebuah momen bersejarah dalam debutnya di bawah arahan Rafael Marquez. Mora, yang mengenakan nomor punggung 10 yang keramat, langsung ditarik keluar setelah gol tersebut, menjadi fenomena beberapa minggu sebelum ulang tahunnya yang ke-18.
Pertandingan ini juga menjadi debut Rafael Marquez sebagai pelatih kepala tim nasional Meksiko. Ia langsung berani memberikan kepercayaan kepada pemain muda seperti Mora, sebuah sinyal positif untuk regenerasi El Tri setelah kekalahan 2-3 dari Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meksiko, yang saat ini menduduki peringkat 10 FIFA, sangat membutuhkan kebangkitan untuk menghadapi tantangan menuju Piala Dunia 2030.
Susunan pemain Meksiko (4-3-3) yang diturunkan Marquez mencakup Raul ‘Tala’ Rangel di bawah mistar, kuartet bek Jorge Sanchez, Johan Vasquez (kapten), Israel Reyes, dan Jesus Gallardo. Lini tengah diisi Erik Lira, Gilberto Mora, dan Luis Chavez, sementara di lini depan ada Roberto ‘Piojo’ Alvarado, Armando ‘Hormiga’ Gonzalez, dan Hirving ‘Chucky’ Lozano yang kembali memperkuat tim. Dari 30 pemain yang dipanggil, 25 pemain tampil, dengan Alan Cervantes dan Cesar Montes absen karena cedera, dan Alexis Vega tidak dipanggil.
Dominasi dan Absennya Bintang Kolombia
Di sisi lain, Kolombia tampil solid meskipun tanpa beberapa bintang utamanya. Pelatih Nestor Lorenzo menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Alvaro Montero di gawang, didukung oleh Daniel Munoz, Davinson Sanchez (kapten), Jhon Lucumi, dan Alvaro Angulo di lini belakang. Lini tengah dipercayakan kepada Gustavo Puerta, Kevin Castano, dan Richard Rios, sementara Jhon Arias (pemilik nomor 10 baru setelah James Rodriguez pensiun), Luis Suarez, dan Carlos Andres Gomez mengisi pos penyerang.
Luis Diaz (Bayern Munich) tidak bermain karena istirahat/pemulihan, sementara James Rodriguez dan Juan Fernando Quintero telah pensiun dari timnas. Kolombia memiliki rekor impresif dengan enam kemenangan dari delapan pertandingan persahabatan terakhir, termasuk enam clean sheet. Dalam empat pertemuan terakhir melawan Meksiko, Kolombia selalu meraih kemenangan, dengan skor telak 4-0 di pertemuan terakhir.
Jalannya pertandingan menunjukkan beberapa momen menarik, seperti pada menit ke-55 saat Meksiko melakukan serangan di sisi kanan, di mana Mora menunjukkan keahliannya yang membuat penonton di Baltimore bergemuruh. Prediksi Sports Mole sebelum pertandingan yang memperkirakan hasil imbang 1-1 terbukti akurat hingga sejauh ini.
Pilihan Rafael Marquez untuk memasang Gilberto Mora dengan nomor punggung 10 adalah simbol masa depan El Tri, mengingatkan pada kisah Jamal Musiala di awal kariernya. Sementara itu, Kolombia menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi tim yang tangguh meskipun tanpa kehadiran para bintangnya.
Setelah pertandingan ini, agenda tur tim asuhan Marquez akan berlanjut. Meksiko dijadwalkan menghadapi Peru pada 29 September di Harrison, dilanjutkan dengan pertandingan melawan Amerika Serikat pada 3 Oktober di Arizona, dan diakhiri dengan laga kontra Chili pada 6 Oktober di LA Coliseum.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.