Selasa, 29 September 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Hasil Turki vs Italia: Azzurri Ngamuk 1-4 di Bursa

Hasil Turki vs Italia
Hasil Turki vs Italia: Azzurri Ngamuk 1-4 di Bursa. Credit: Dok. JournalArta

BURSA, JOURNALARTA.COM – Timnas Italia meraih kemenangan telak 4-1 atas Turki dalam laga Grup A Liga Negara UEFA di Timsah Arena, Bursa, Selasa (29/9/2026) dini hari WIB. Hasil ini menjadi respons positif Italia setelah kekalahan memalukan dari Belgia beberapa hari sebelumnya.

Gol-gol kemenangan Azzurri dicetak oleh Alessandro Bastoni, Davide Frattesi, Michael Kayode, dan Francesco Pio Esposito. Kemenangan ini mengangkat posisi Italia ke peringkat ketiga klasemen Grup A, menggeser Turki ke dasar klasemen.

Tiga Gol dalam 27 Menit, Debut Impian Kayode

Italia langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Bek tengah Alessandro Bastoni membuka keunggulan pada menit ke-9 melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok, setelah kesalahan sapuan oleh bek Turki, Zeki Celik. Gol ini menjadi penebusan bagi Bastoni yang sebelumnya mendapat kartu merah di kualifikasi Piala Dunia.

Hanya berselang 13 menit, Davide Frattesi menggandakan keunggulan Italia pada menit ke-22. Tembakan Michael Kayode dari sisi kiri sempat ditepis kiper Altay Bayindir, namun Frattesi sigap menyambar bola muntah ke gawang kosong.

Michael Kayode kemudian mencatatkan debut impiannya dengan mencetak gol ketiga Italia pada menit ke-27. Menerima umpan dari Pio Esposito, bek sayap Fiorentina berusia 22 tahun itu melepaskan tembakan mendatar ke pojok kanan bawah gawang Turki. Ini adalah kali pertama Italia mencetak tiga gol dalam 30 menit sejak laga melawan Lithuania pada 8 September 2021, menurut data Opta.

Turki sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 tak lama setelah babak kedua dimulai, tepatnya pada menit ke-47. Berawal dari umpan panjang Oguz Aydin, Burak Yilmaz berhasil menjebol gawang Donnarumma yang terlanjur keluar dari posisinya.

Namun, Italia tak butuh waktu lama untuk kembali melebarkan jarak. Pada menit ke-50, Francesco Pio Esposito mencetak gol keempat untuk Azzurri. Tembakan Tonali yang membentur tiang gawang disambut sundulan oleh Pio Esposito. Gol ini terasa spesial karena ia bermain bersama kakaknya, Sebastiano, yang juga melakoni debut.

Turki mencoba bangkit dengan gol kedua Yilmaz yang dianulir karena offside. Ancaman dari Kerem Akturkoglu dan Arda Guler juga berhasil diredam pertahanan Italia.

Rotasi Mancini dan Dampaknya ke Klasemen

Pelatih Roberto Mancini melakukan tujuh perubahan dalam susunan pemain dari laga melawan Belgia. Rotasi ini terbukti efektif. Tiga pemain bahkan menjalani debut internasional, yaitu Andrea Cambiaso (bek kiri), Michael Kayode (bek kanan), dan Sebastiano Esposito (penyerang).

Susunan pemain Turki yang diasuh oleh Vincenzo Montella (pelatih berkebangsaan Italia) meliputi: Altay Bayindir; Zeki Celik, Merih Demiral (Ozan Kabak 46′), Caglar Soyuncu, Eren Elmali; Orkun Kokcu (Ismail Yuksek 46′), Salih Ozcan (Deniz Tiknaz 76′); Oguz Aydin, Arda Guler, Can Uzun (Kerem Akturkoglu 46′); Baris Alper Yilmaz (Umut Deniz Gul 80′). Kartu kuning diterima Uzun (38′), Yilmaz (54′), dan Kabak (72′).

Sementara Italia tampil dengan: Gianluigi Donnarumma; Michael Kayode, Giorgio Scalvini, Alessandro Bastoni, Andrea Cambiaso; Sandro Tonali, Nicolo Fagioli (Gianluca Romano 76′), Davide Frattesi (Giovanni Di Lorenzo 82′); Sebastiano Esposito (Andrea Dumbia 63′), Francesco Pio Esposito (Gianluca Scamacca 75′), Giacomo Raspadori (Andrea Cambiaghi 46′). Cadangan yang tidak dimainkan: Guglielmo Vicario, Riccardo Calafiori.

Kemenangan ini membuat Italia naik ke posisi ketiga klasemen Grup A Liga A dengan 3 poin dari 2 pertandingan (1 menang, 1 kalah, mencetak 4 gol, kemasukan 3 gol, selisih gol +1). Mereka berada di bawah Prancis (6 poin) dan Belgia (3 poin). Turki terbenam di dasar klasemen tanpa poin dari 2 laga, dengan 1 gol memasukkan dan 5 gol kemasukan. Ini adalah kekalahan keempat Turki dari lima pertandingan kompetitif terakhir, mengancam peluang mereka untuk bertahan di Liga A.

Jadwal Selanjutnya

Italia akan menghadapi jadwal padat dan berat di Liga Negara. Pertandingan berikutnya adalah laga tandang melawan Prancis di Stade de France pada 3 Oktober 2026 pukul 01.45 WIB. Ini akan menjadi ujian besar bagi skuad Mancini. Setelah itu, Italia akan menjamu Turki di leg kedua pada 6 Oktober 2026, pukul 01.45 WIB.

Roberto Mancini mengungkapkan kepuasannya. “Anak-anak ini pantas mendapatkan kemenangan, terutama setelah apa yang banyak orang katakan selama tiga hari terakhir. Mereka tidak pantas menerima perkataan semacam itu,” ujarnya pasca-laga. Sementara itu, Pio Esposito mendedikasikan golnya untuk neneknya, menambah sentuhan personal dalam kemenangan tim.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda