Selasa, 29 September 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

IHSG Hari Ini Terjungkal ke 6.121 – GOTO ARB, Rupiah Nyaris 18.000

IHSG Hari Ini Terjungkal ke 6.121
IHSG Hari Ini Terjungkal ke 6.121 - GOTO ARB, Rupiah Nyaris 18.000. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa, 29 September 2026 pukul 16.00 WIB. Indeks turun 26,16 poin atau 0,43% ke level 6.121,70, melanjutkan tekanan dari hari sebelumnya.

Sejak pagi, IHSG sudah tertekan, sempat menyentuh level terendah 6.013,08 atau anjlok 2,04% (125,50 poin) di sesi intraday. Meskipun ada sedikit rebound pada sore hari, indeks tetap berada di wilayah negatif, memperpanjang tren penurunan yang mengkhawatirkan investor.

Data Google Finance (29 Sept 2026, 16.00 WIB) Angka
Close Hari Ini 6.121,70 (-0,43%)
Open 6.118,81
High 6.150,55
Low 6.013,08
Prev Close (28 Sept) 6.147,86
52-wk High 9.174,47
52-wk Low 5.317,91

Kinerja IHSG tercatat memburuk secara signifikan, dengan penurunan 2,26% dalam seminggu, 5,98% dalam sebulan, dan 29,05% secara Year-to-Date (YTD) 2026. Ini merupakan level terendah sejak Juli 2026, memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar.

Pemicu Anjloknya IHSG: Aturan Baru BEI hingga Rupiah Loyo

Penurunan IHSG hari ini dipicu oleh beberapa faktor fundamental dan sentimen pasar. Salah satunya adalah pemberlakuan aturan baru oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait harga minimum saham.

Mulai 28 September 2026, BEI menurunkan harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1. Kebijakan ini, yang dimaksudkan untuk meningkatkan likuiditas, justru memicu kepanikan di pasar. Untuk saham dengan harga antara Rp1 sampai Rp10, batas Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) ditetapkan menjadi Rp1.

Emiten teknologi, GOTO, menjadi salah satu korban utama dari aturan ini. Saham GOTO mengalami ARB dua hari berturut-turut. Kemarin, GOTO ARB 14% ke level Rp43, dan hari ini kembali ARB 13,95% ke Rp37 di sesi pertama. Penurunan ini menekan sektor teknologi secara keseluruhan, dengan indeks IDXTECHNO anjlok 2,95% dan mencatat penurunan terdalam.

Selain GOTO, beberapa saham lain yang turut terkena ARB meliputi HDIT, FORU, NETV, DADA, REAL, BABP, BCAP, dan ATLA.

Net Sell Asing dan Tekanan Rupiah

Faktor lain yang memperparah tekanan pada IHSG adalah aksi jual bersih (net sell) investor asing. Pada Senin, 28 September saja, investor asing mencatat net sell sebesar Rp260 miliar. Secara Year-to-Date, total net sell asing telah mencapai Rp104,83 triliun. Investor asing diduga menarik dananya karena kekhawatiran MSCI akan menurunkan peringkat Indonesia ke pasar frontier.

Tekanan juga datang dari nilai tukar rupiah yang terus melemah. Rupiah dibuka melemah 0,53% ke Rp17.965 per dolar AS, mendekati level psikologis Rp18.000. Pelemahan ini dipicu oleh kenaikan yield US Treasury 10 tahun yang mencapai 5,23%, tertinggi dalam 19 tahun terakhir.

Harga minyak global juga melonjak. Minyak mentah WTI naik 4,22% menjadi US$96,31 per barel, sementara Brent melesat 4,02% ke US$108,50 per barel. Kenaikan harga minyak ini terjadi setelah Donald Trump menolak proposal damai Iran.

Bursa Global dan Regional Ikut Merah

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair