Konten video podcast terus bertambah, didukung oleh Partner Program yang membayar para kreator. Selain itu, pelanggan Premium kini mendapatkan 15 jam akses audiobook per bulan dari lebih 200.000 judul.
Perbandingan Spotify, Apple Music, dan YouTube Music
| Layanan | Individual (US/IDR) | Family (US/IDR) | Student (US/IDR) | Lossless | Kelebihan |
|---|---|---|---|---|---|
| Spotify | $12.99 / Rp79.900 | $21.99 / Rp119.900 (3 akun) | $6.99 / Rp39.900 (+Hulu) | Ya (Platinum) | Algoritma terbaik, Connect, Wrapped |
| Apple Music | $12 / ? | $20 (6 orang) | $7 | Ya (bawaan) | Bundle Apple One ($21.95) |
| YouTube Music | $12 / ? | $19 (termurah) | $6 (termurah) | Tidak | Bundle YouTube Premium, Annual ($120) |
Spotify kini menjadi salah satu layanan streaming musik premium termahal. Namun, ia masih diunggulkan dalam hal penemuan musik dan integrasi lintas perangkat. Bagi yang mencari opsi lebih hemat, YouTube Music Family dengan harga $19 bisa menjadi alternatif yang lebih murah.
Apakah Spotify Masih Layak Berlangganan?
Keputusan untuk tetap berlangganan Spotify sangat bergantung pada kebutuhan pengguna. Bagi audiophile yang menginginkan kualitas Lossless dan fitur AI canggih, terutama dengan opsi patungan Platinum yang menghemat biaya, langganan ini sangat layak. Biaya patungan Platinum sebesar Rp40.000 per orang menjadi pilihan menarik.
Namun, bagi pengguna kasual yang sudah memiliki langganan YouTube Premium, YouTube Music yang sudah termasuk di dalamnya mungkin lebih efisien. Pengguna juga bisa memanfaatkan promo Standard 3 bulan seharga Rp29.900 terlebih dahulu, kemudian mempertimbangkan untuk menurunkan ke paket Lite Rp59.900 jika tidak membutuhkan fitur offline, atau menunggu promo Wrapped di bulan November.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.